BORNEONEWS, Muara Teweh - Lima sekolah di Kabupaten Barito Utara mulai dari tingkat SD hinggga SMA mendapat penilai ekspose sekolah model 2018 dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah.
Kelima sekolah itu yakni SDN 2 Melayu, SMPN 3 dan SMPN 10 Muara Teweh, SMAN 3 Muara Teweh, dan SMKN 1 Gunung Purei.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara Madulhaq mengatakan, sekolah model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah sekolah yang menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan, mutu internal secara sistemik dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang.
“Sekolah model adalah yang dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Tengah. Untuk itu, kami mengharapkan sekolah yang tunjuk dapat memberikan contoh kepada sekolah lain, baik di tingkat TK, SD, maupun SMP. Sebagai acuan untuk sekolah lain yang ada di sekitarnya dalam penerapan penjaringan mutu pendidikan, khususnya yang ada di Kabupaten Barito Utara,” kata Masdulhaq, Minggu (28/10/2018).
Lebih lanjut, Masdulhaq mengatakan bahwa sistem penjaringan mutu internal SPMI adalah sistem penjaringan mutu yang dilaksanakan secara mandiri oleh pihak sekolah.
--page
“Untuk itu, kepada tata usaha, staf kemudian kepala sekolah, dan semua dewan guru harus saling bersamaan untuk memajukan dunia pendidikan yang ada di sekolah tersebut,” ucap Masdulhaq.
Sekolah model SPMI juga dapat diartikan sekolah yang menjadi contoh ke depan dalam sistem penjaringan mutu internal. SPMI sekolah wajib dilaksanakan oleh semua lembaga pendidikan. (RAMADANI/B-3)








