PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah investor di sektor pasar modal Kalimantan Tengah mengalami perkembangan positif hingga September 2024. Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, melaporkan bahwa jumlah Single Investor Identification atau SID pada sektor pasar modal meningkat signifikan.

"Jumlah investor saham tercatat meningkat sebanyak 11.128 investor atau sebesar 11,92 persen year-on-year (yoy)," ujar Primandanu pada Selasa, 24 Desember 2024.

Pada bulan September 2023, jumlah investor saham di Kalimantan Tengah tercatat sebanyak 93.367 investor. Angka ini meningkat menjadi 104.495 investor pada bulan September 2024.

"Peningkatan ini menunjukkan adanya minat yang tinggi dari masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal," tambah Primandanu.

Hal ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor pasar modal yang terus meningkat.
Primandanu menjelaskan bahwa peningkatan jumlah investor ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh OJK dan pihak terkait.

"Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat," jelasnya.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya berinvestasi di pasar modal. Selain itu, kemudahan akses dan teknologi juga berperan penting dalam peningkatan jumlah investor.

"Dengan adanya platform digital, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dan melakukan transaksi di pasar modal," kata Primandanu.

Hal ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi dan mengelola portofolio mereka.
Primandanu juga menekankan pentingnya perlindungan investor dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal.

"Kami terus mengawasi dan memastikan bahwa pelaku pasar modal mematuhi ketentuan perlindungan investor," tambahnya.

Hal ini penting untuk menjaga integritas dan stabilitas pasar modal. Dengan adanya peningkatan jumlah investor ini, diharapkan sektor pasar modal di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah. (TESTI PRISCILLA/H)