PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo memaparkan proyeksi struktur dan volume penganggaran APBD Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 di DPRD Kalteng.

Dalam pidatonya yang mewakili Gubernur Kalteng, Edy menyebutkan komposisi keuangan daerah terdiri dari Pendapatan Daerah Rp7,105 triliun lebih, Belanja Daerah Rp7,3 triliun lebih, dan defisit Rp266 miliar lebih.

“Selain itu, terdapat Penerimaan Pembiayaan Rp266 miliar lebih, SiLPA Rp266 miliar lebih, serta tidak ada pencairan dana cadangan maupun penyertaan modal daerah,” ujar Edy Pratowo di Palangka Raya, dikutip Borneonews pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Ia menjelaskan penyusunan Rancangan APBD 2026 tetap berpedoman pada kemampuan keuangan daerah serta prinsip efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran.

Rincian lebih lanjut mengenai Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tahun Anggaran 2026 telah tertuang dalam Nota Keuangan dan Lampiran Raperda APBD 2026.

Edy berharap pembahasan lebih lanjut oleh DPRD dapat berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. (HERMAWAN DP/y)