KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di tengah pesatnya transformasi digital.

Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi kunci agar UMKM tetap kompetitif dan mampu berkembang.

"Di era digital saat ini, pemerintah daerah, dunia usaha, khususnya UMKM, dan masyarakat dituntut untuk adaptif serta inovatif," ujar Bupati Seruyan belum lama ini.

Ia menjelaskan, penguasaan digital marketing menjadi strategi penting bagi UMKM Seruyan untuk meningkatkan daya saing. Melalui pemasaran digital, pelaku usaha dapat membangun merek, memperluas jaringan distribusi, sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.

Bupati menilai Kabupaten Seruyan memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, pariwisata, hingga produk kreatif lokal. Potensi tersebut perlu dipromosikan secara maksimal melalui pemanfaatan teknologi digital agar semakin dikenal masyarakat.

Menurutnya, digitalisasi membuka peluang bagi produk-produk unggulan Seruyan untuk menembus pasar nasional bahkan internasional. Dengan demikian, produk lokal tidak hanya memiliki nilai jual yang lebih tinggi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain mendorong transformasi digital, Ahmad Selanorwanda juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga profesi, dan pelaku usaha dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital masyarakat, menciptakan ekosistem UMKM yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, serta mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas generasi muda Seruyan sebagai penggerak ekonomi daerah di masa depan. (FAHRUL/y)