BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk perusahaan perkebunan kelapa sawit dan masyarakat.
Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, mengatakan perusahaan sawit bersama masyarakat perlu terus memperkuat langkah pencegahan karhutla di tengah kondisi musim kemarau.
“Di tengah musim karhutla saat ini tentunya perusahaan sawit dan masyarakat secara bersama-sama mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan ini,” kata Rawing kepada Borneonews pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur Forkopimda yang terus melakukan upaya penanganan karhutla. Menurutnya, pencegahan dan penanganan kebakaran penting dilakukan agar tidak berkembang menjadi bencana yang mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Berdasarkan data yang disampaikan Rawing per 9 Agustus 2026, terdapat 1.044 titik panas atau hotspot yang tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Kabupaten Kotawaringin Timur tercatat memiliki kontribusi sekitar 27,39 persen dari sebaran hotspot tersebut. Berikutnya Kabupaten Lamandau sebesar 14,08 persen dan Kabupaten Kapuas sebesar 12,26 persen. Sementara titik lainnya tersebar di sembilan kabupaten/kota di Kalteng.
Rawing berharap kondisi karhutla dapat segera terkendali sehingga tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk sektor perkebunan kelapa sawit.
“Kita berharap karhutla ini cepat berlalu, sehingga sawit terus dapat berkembang dan tumbuh baik, demikian juga komoditas lainnya,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah ini menilai pengendalian karhutla bukan hanya penting untuk menjaga keberlanjutan sektor perkebunan, tetapi juga untuk melindungi masyarakat dan lingkungan.
Dengan sinergi pemerintah, perusahaan, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, Rawing berharap Kalimantan Tengah dapat terus mengembangkan sektor perkebunan secara berkelanjutan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (TESTI PRISCILLA/H)









