BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas menyalurkan air bersih kepada warga di sejumlah lokasi di Kecamatan Kapuas Hilir, Sabtu, 3 Oktober 2026. Distribusi dilakukan menyusul kesulitan mendapatkan air yang dialami masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Penyaluran air bersih tersebut menyasar empat lokasi, yakni RT 01, RT 04, RT 06 Basirih, Sakapinang, serta RT 07 Desa Sei Asem, Kecamatan Kapuas Hilir. Warga di wilayah tersebut memanfaatkan bantuan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan ketersediaan air.
Seorang warga Sakapinang mengatakan kebutuhan terhadap air bersih cukup mendesak. Menurut dia, kondisi tersebut telah dirasakan masyarakat selama beberapa hari terakhir.
"Kami sangat perlu sekali. Sudah beberapa hari ini sakit (kesulitan air)," ungkap seorang warga Sakapinang.
Kepala BPBD Kapuas Pangeran S. Pandiangan mengatakan permintaan penyaluran air bersih dari masyarakat cukup banyak. BPBD, kata dia, berupaya menyalurkan bantuan selama sarana yang tersedia masih dapat digunakan.
"Ini permintaan banyak, selama alat kita tersedia akan kita salurkan. Cuma kita terbagi fokus pemadaman karhutla. Untuk airnya dari PDAM," ucap Pangeran.
Menurut Pangeran, kondisi tersebut membuat BPBD harus membagi sumber daya antara pemenuhan kebutuhan air masyarakat dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi bagian dari tugas kebencanaan di wilayah Kapuas.
Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat ketika ketersediaan air mengalami kendala. Distribusi dilakukan ke sejumlah titik yang membutuhkan dengan menyesuaikan kemampuan sarana yang dimiliki.
Koordinasi diperlukan agar distribusi bantuan dapat dilakukan ke lokasi yang membutuhkan, terutama ketika kondisi kekeringan berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. (SABRIANOOR/H)









