BORNEONEWS, Pulang Pisau – Vice President Operation and Maintenance (VP OM) II PT PLN Nusantara Power, Agus Prastyo Utomo, bersama Manager PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pulang Pisau, Warhamna, melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan kinerja sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala operasional yang dihadapi unit.
Kunjungan pada Jumat, 17 September 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen dalam memastikan seluruh proses operasional pembangkit berjalan optimal, sekaligus memperkuat koordinasi antara jajaran manajemen dan tim pelaksana di lapangan.
Manager PLN Nusantara Power UP Pulang Pisau, Warhamna, menyampaikan bahwa peninjauan langsung ini merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi aktual pembangkit, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjaga keandalan operasional.
"Melalui kunjungan ini, kami dapat melihat secara langsung perkembangan kinerja unit sekaligus menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Harapannya, setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti sehingga operasional pembangkit tetap berjalan optimal," ujar Warhamna dalam rilis diterima Kamis, 15 Oktober 2026.
Sementara itu, VP OM II PLN Nusantara Power, Agus Prastyo Utomo, menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan serta komunikasi yang baik antara manajemen dan seluruh jajaran unit pembangkitan.
"Kinerja pembangkit harus terus dijaga dan ditingkatkan. Setiap kendala yang ditemukan di lapangan perlu menjadi perhatian bersama agar dapat segera dicarikan solusi, sehingga keandalan pembangkit dalam mendukung pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga," ungkapnya.
Melalui peninjauan tersebut, PLN Nusantara Power UP Pulang Pisau diharapkan semakin mampu meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat penerapan keselamatan kerja, serta menjaga performa pembangkit secara berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen PLN Nusantara Power dalam memastikan kesiapan unit pembangkitan guna mendukung keandalan sistem kelistrikan, khususnya di wilayah Kalimantan. (RETHA/j)









