PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Enam murid SMA Negeri 3 Palangka Raya berhasil meraih medali emas dalam ajang Lomba Peneliti Belia 2026 yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Keenam murid tersebut adalah Geovan Marvellino, Katherine Allusia Handra, Gladys Nathazia Ananda Debint, Chintya Putri Jasmine, Realynn Telabang Narang, dan Marsel U yang tergabung dalam Tim Peneliti Belia SMAN 3 Palangka Raya.

Prestasi tersebut diraih melalui penelitian berjudul PURE-PEAT: Integrasi Purun, Pasir, Limbah Kayu, dan Kerikil sebagai Media Filtrasi untuk Menjernihkan dan Menetralkan pH Air Gambut Berbasis Kearifan Lokal.

Penelitian itu mengangkat pemanfaatan bahan-bahan lokal Kalimantan Tengah sebagai media filtrasi air gambut yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas air di kawasan lahan gambut.

Melalui serangkaian penelitian, pengembangan prototipe, dan pengujian laboratorium, PURE-PEAT menunjukkan peningkatan pH air gambut dari 4,0 menjadi 6,5 pada susunan filter yang dinilai paling optimal.

Pengujian tersebut juga menunjukkan peningkatan kejernihan air hingga 60 persen. Meski demikian, kelayakan air untuk diminum masih memerlukan pengujian menyeluruh terhadap parameter mikrobiologi dan kimia sebelum dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Ketua Tim Peneliti Belia SMAN 3 Palangka Raya, Geovan Marvellino, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan selama proses penelitian hingga keikutsertaan tim dalam kegiatan di Universitas Indonesia.

“Ke depannya, kami berharap Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terus berkembang dan terus menyalurkan dukungan serta bantuan kepada banyak pelajar di Kalimantan Tengah,” ungkap Geovan dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 20 Oktober 2026. (HERMAWAN DP/H)