PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.

Penegasan tersebut disampaikan Edy saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Kristomei Sianturi di Aula Banama Tingang, Kantor Bupati Pulang Pisau.

Edy menyampaikan, Kalimantan Tengah menghadapi tantangan besar dalam penanganan karhutla karena karakteristik geografis wilayah yang luas, lahan gambut, serta kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama BNPB, TNI-Polri, pemerintah kabupaten dan kota, Manggala Agni, serta unsur terkait terus memperkuat koordinasi, evaluasi, dan penanganan dampak karhutla.

Upaya perlindungan masyarakat dilakukan melalui sejumlah langkah konkret, di antaranya penyediaan rumah oksigen, pembagian masker, penyaluran air bersih, hingga bantuan pangan bagi masyarakat terdampak.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan dampak karhutla yang dilakukan pemerintah di tengah kondisi kemarau panjang dan tantangan geografis Kalimantan Tengah.

"Dengan kolaborasi dan gotong royong bersama, insya Allah karhutla di Kalimantan Tengah dapat segera teratasi dan masyarakat terlindungi," ungkap Edy Pratowo dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 20 Oktober 2026. (HERMAWAN DP/H)