SAMPIT –

‎BORNEONEWS, Sampit – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya mendekatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pemantauan dan supervisi pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Pembantu Parenggean di Kecamatan Tualan Hulu, Selasa (20/10/2026).
‎
‎Kepala Kantor Kementerian Agama Kotim, Nur Widiantoro, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan keagamaan, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan.
‎
‎“Pembangunan KUA Pembantu ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendekatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Harapannya, warga dapat memperoleh layanan dengan lebih mudah tanpa harus menempuh jarak yang terlalu jauh,” ujarnya, Selasa, 20 Oktober 2026.
‎
‎Pemantauan dilakukan melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag Kotim untuk melihat perkembangan pembangunan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
‎
‎Menurutnya, ketersediaan sarana pelayanan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelayanan publik di bidang keagamaan. Karena itu, pembangunan fasilitas tersebut perlu mendapat perhatian agar nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
‎
‎“Selain pembangunan fisik, yang tidak kalah penting adalah bagaimana fasilitas ini nantinya bisa mendukung pelayanan yang efektif, nyaman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
‎
‎KUA Pembantu Parenggean memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan keagamaan bagi masyarakat di Kecamatan Tualan Hulu. Wilayah pelayanannya mencakup 11 desa, yakni Bukit Makmur, Cempaka Putih, Damar Makmur, Jatiwaringin, Wonosari, Sebungsu, Luwuk Sampun, Tanjung Jorong, Tumbang Mujam, Mekar Sari, dan Merah.
‎
‎Dengan cakupan wilayah tersebut, keberadaan KUA Pembantu diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjangkau layanan keagamaan, khususnya bagi warga yang selama ini harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk mendapatkan pelayanan.
‎
‎Kemenag Kotim melalui Seksi Bimas Islam akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana pelayanan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.
‎
‎“Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Tualan Hulu, sehingga kebutuhan pelayanan keagamaan dapat terpenuhi dengan lebih baik,” tutup Nur Widiantoro. (DEVI/y)