BORNEONEWS, Kasongan – Masyarakat Kasongan, Kabupaten Katingan, mendadak geger usai ditemukannya sesosok mayat laki-laki di dalam parit pinggir Jalan D.I. Panjaitan, Kasongan, Jumat, 23 Oktober 2026 sekitar pukul 12.45 WIB.
Saat pertama kali ditemukan, kondisi jasad korban sudah dalam keadaan membusuk, membengkak, dan dikerumuni ulat, serta mengeluarkan bau menyengat yang sangat tajam.
Hal ini membuat identitas korban sulit untuk dikenali secara fisik di lokasi kejadian.
Di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), petugas dan warga menemukan satu unit sepeda motor yang berada tak jauh dari posisi jasad korban yakni di parit.
Muncul dugaan awal bahwa korban merupakan korban kecelakaan tunggal.
Penemuan ini mendadak menyedot perhatian warga setempat yang berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat secara langsung proses penanganan oleh pihak berwajib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar empat hari yang lalu sempat ada warga Desa Talian Kereng yang mendatangi Mapolsek Katingan Hilir untuk melaporkan kehilangan anggota keluarganya.
Muncul dugaan kuat bahwa jasad yang ditemukan tersebut merupakan warga yang dilaporkan hilang tersebut, meski kepastiannya masih menunggu pemeriksaan medis lebih lanjut.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi oleh tim relawan dan kepolisian ke RSUD Mas Amsyar Kasongan untuk menjalani proses visum serta identifikasi resmi oleh pihak berwenang.(ABDUL GOFUR).









