BORNEONEWS, Palangka Raya – Peristiwa kecelakaan lalu lintas berakhir maut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 5, tepat di depan Taman Anggrek, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya pada Senin, 26 Oktober 2026 sekitar pukul 06.30 WIB.
Seorang anggota Polri yang bertugas di Satresnarkoba Polresta Palangka Raya, Sugian Noor, dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha RX King berwarna merah yang dikendarai Sugian Noor dan mobil Toyota Calya 1.2 G berwarna merah tua bernomor polisi KH 1592 YE yang dikemudikan Anggon M Sume. Kedua kendaraan diketahui melaju searah dari arah Kilometer 7 menuju Mako Polresta Palangka Raya.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, menjelaskan hasil investigasi awal bahwa mobil Toyota Calya yang berada di depan sepeda motor berusaha berputar arah di lokasi kejadian.
Saat itu, pengendara Yamaha RX King mengalami oleng hingga terjatuh. "Setelah terjatuh, pengendara sepeda motor tersebut terseret beberapa meter sebelum menabrak bagian belakang kanan mobil," jelas Kompol Hermanto.
Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Betang Pambelum untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban mengalami luka akibat benturan keras pada bagian kepala dan dada. Berdasarkan pemeriksaan awal di rumah sakit, korban diduga meninggal dunia akibat luka dalam yang dialaminya," ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus menanganinya perkara tersebut, termasuk mengamankan barang bukti kendaraan, mencatat keterangan saksi, serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendokumentasikan lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan secara utuh," ujar Kasatlantas.
Sementara itu, Dirlantas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya personel Polresta Palangka Raya dari Satresnarkoba.
"Kehilangan rekan sekaligus putra terbaik bangsa ini sungguh menyedihkan. Semoga almarhum ditempatkan di sisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan," ujarnya.
Melalui peristiwa ini, Dirlantas juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kepatuhan dan kehati-hatian saat berada di jalan raya.
"Utamakan keselamatan, karena perjalanan pulang yang selamat jauh lebih penting daripada sekadar cepat sampai tujuan," tutupnya. (PATHUR/Y)









