PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penundaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 mendapat respons positif dari para ketua OSIS SMA di Kalimantan Tengah karena memberikan kesempatan memperdalam materi sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap dampak kabut asap selama ujian.

Sisionia Lovelya, Ketua OSIS SMAN 1 Dusun Tengah, menyampaikan terima kasih atas keputusan tersebut karena murid dapat mempersiapkan TKA dengan lebih baik dan berharap kondisi Kalimantan Tengah segera membaik.

Vrehskyla, Ketua OSIS SMAN 4 Laung Tuhup, juga menilai penundaan TKA tepat dilakukan mengingat kondisi lingkungan yang belum mendukung.

Sementara itu, Riko Stepano, Ketua OSIS SMAN 1 Antang Kalang, menyebut tambahan waktu akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mematangkan persiapan belajar.

"Harapannya karhutla segera mereda agar seluruh murid tetap sehat serta dapat mengikuti ujian dengan lancar," sebut Riko dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Senin, 26 Oktober 2026.

Dukungan serupa disampaikan Lintang Maylaffayza, Ketua OSIS SMAN 1 Muara Teweh, dan Nur Syfa Aulia Rahmah dari SMAN 3 Kasongan yang berharap kabut asap sudah mereda ketika TKA dilaksanakan pada jadwal baru.

Lintang turut menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah memperjuangkan penundaan tersebut demi memberikan rasa aman kepada murid.

Anisa Qodriah, Ketua OSIS SMAN 1 Maliku, mengatakan tambahan waktu menjadi kesempatan mendalami materi dan berlatih mengerjakan soal TKA, dengan harapan seluruh murid meraih hasil yang baik serta memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi impian. (HERMAWAN DP/y)