PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong penguatan budaya literasi untuk melahirkan penulis muda, pemikir kritis, dan generasi pembaca yang mampu menghadapi tantangan zaman. Semarak Bulan Bahasa dan Sastra dinilai menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia literasi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya, Muhamad Setiadi Hidayat, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah tersebut memiliki nilai strategis bagi pengembangan literasi dan kebudayaan.

Menurutnya, Semarak Bulan Bahasa dan Sastra tidak semestinya dipandang hanya sebagai agenda rutin tahunan. Kegiatan ini perlu dimanfaatkan sebagai ruang untuk menumbuhkan kreativitas, mengembangkan kemampuan berbahasa, serta membangun kedekatan generasi muda dengan kekayaan literasi Nusantara.

“Agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah ruang inkubasi untuk menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap kekayaan literasi Nusantara,” ujar Setiadi dalam sambutannya saat membuka kegiatan Semarak Bulan Bahasa dan Sastra 2026 di Palangka Raya, Senin, 26 Oktober 2026.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas, untuk berperan aktif menggalakkan budaya literasi. Menurutnya, pembentukan kebiasaan membaca dan menulis membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar literasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Setiadi berharap upaya tersebut dapat melahirkan lebih banyak generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menuangkan gagasan melalui tulisan dan berpikir kritis dalam menyikapi berbagai persoalan.

Ia juga mengingatkan para peserta lomba dan seluruh partisipan agar memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk berekspresi secara bebas, tetapi tetap bermartabat.

“Menang atau kalah adalah dinamika, namun keberanian untuk merawat bahasa dan sastra adalah kemenangan sejati bagi kita semua,” katanya.

Setiadi berharap penguatan literasi dapat berkontribusi terhadap terwujudnya Palangka Raya sebagai kota yang beradab, berbudaya, dan memiliki daya saing. Menurutnya, generasi yang memiliki kemampuan literasi kuat menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Semarak Bulan Bahasa dan Sastra 2026 diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan menghadirkan beragam kegiatan seni dan sastra. Rangkaian acara tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)