BORNEONEWS, Palangka Raya- Demi menghindari kecurigaan masyarakat, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Freddy Ering mengimbau Satuan Administrais Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Palangka Raya melakukan penataan ruang dan pembangunan.
Pasalnya, saat meninjau Samsat beberapa waktu lalu, Freddy Ering mendapati beberapa masyarakat yang ingin membayar pajak duduk di belakang kantor.
"Ke depan kita ingin samsat Palangka Raya lebih maju. Salah satunya tidak ada lagi masyarakat yang mau bayar pajak tapi duduk di belakang kantor. Harapannya kursi di belakang kantor semuanya dipindakan ke depan," ujarnya, Selasa (3/4/2018).
Freddy menyebutkan, banyaknya masyarakat yang ingin membayar pajak namun tidak mengantre di loket pembayaran resmi. Hal itu dapat memunculkan dugaan tentang pungutan liar (pungli).
"Kita mengimbau Samsat Palangka Raya melakukan penataan ruang. Seperti dibuatkan ruangan khusus merokok, ruangan khusus ibu menyusui, atau menata dan membangun ruangan yang bergabungan dengan pelayanan masyarakat," lanjutnya.
--page
Freddy menyebutkan, jajaran Komisi A DPRD Kalteng akan kembali mengunjungi Samsat Palangka Raya pada bulan depan untuk melakukan peninjauan. (GAZALI/B-3)








