Trenggiling 10 Kilogram Diselamatkan dari Karhutla di Kotim
Pelepasliaran dilakukan di kawasan PT RMU yang dipastikan aman dari karhutla
Pelepasliaran dilakukan di kawasan PT RMU yang dipastikan aman dari karhutla
Halikinnor mengatakan hujan yang turun diduga merupakan hasil modifikasi cuaca karena intensitasnya masih terbatas dan hanya terjadi di beberapa titik
Halikinnor menyerahkan teknis pemadaman kepada komandan lapangan dengan tetap mengedepankan keselamatan personel
Masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang dapat melukai, menangkap atau mengganggu satwa tersebut
Petugas tidak hanya dituntut memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan untuk memastikan bara tidak kembali menyala
Potensi cuaca bisa meluas ke sejumlah wilayah lainnya. Di Kotim meliputi Kota Besi, Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Pulau Hanaut, Seranau dan Telawang.
Halikinnor menegaskan, kegiatan belajar tatap muka dapat kembali dilaksanakan apabila kualitas udara sudah membaik dan dinilai aman bagi kesehatan siswa maupun tenaga pendidik.
Halikinnor mengatakan banyak lahan kosong di kawasan perkotaan yang belum dimanfaatkan. Sebagian lahan tersebut bahkan dimiliki warga yang berdomisili di luar daerah sehingga koordinasi dengan pemilik menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan pemerintah.
Normalisasi Sungai Hantipan dengan anggaran Rp5,295 miliar diharapkan memperlancar transportasi, menekan biaya logistik, dan menggerakkan ekonomi warga pesisir Kotim-Katingan.
Kabut asap karhutla mengganggu 27 penerbangan di Bandara H Asan Sampit selama 14-24 September 2026, terdiri dari 6 delay dan 21 pembatalan.
Normalisasi Sungai Hantipan di Kotawaringin Timur membutuhkan sekitar Rp15 miliar, sementara APBD Perubahan Kalteng 2026 baru mengalokasikan Rp5,295 miliar.
Halikinnor mengataka, penghargaan tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Kotim dalam mengembangkan digitalisasi transaksi pemerintah daerah
Komisi III berencana mengundang IDI untuk membahas secara khusus persoalan tersebut. Dinas Kesehatan Kotim juga akan dilibatkan karena puskesmas berada dalam struktur Dinas Kesehatan.
Irianti, warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mengatakan partikel sisa pembakaran kembali terlihat meski teras rumah baru saja dibersihkan.
Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Sampit. Jarak pandang bahkan dilaporkan menurun drastis hingga kisaran 100-300 meter.
Kondisi kualitas udara berbahaya yang sudah? berlangsung sekitar sebulan tersebut membuat warga Sampit semakin merindukan udara sehat bebas asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal itu ia sampaikan saat membagikan bantuan kepada masyarakat di simpang Jalan HM Arsyad-MT Haryono Sampit melalui kegiatan GAPKI Peduli Bencana.
Informasi tersebut beredar melalui sebuah video yang memperlihatkan kobaran api di sekitar kawasan grasstrack. Dalam video itu disebutkan kebakaran terjadi di area lapangan grasstrack Sirkuit Sahati.
Seekor kukang di Kotabesi Hilir, Kotim, mati setelah sempat dirawat akibat diduga tersengat listrik. BKSDA belum memastikan kemunculannya berkaitan langsung dengan karhutla.
Dirinya didampingi Ketua Baznas Kotim Sutimin dan Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis Fimaulyahar saat mengunjungi rumah warga di Jalan Delima 6.