Pandemi Covid-19 Memberi Kesempatan Orang Tua Buat Kenangan Indah Bersama Anak
Para orang tua bisa merasakan langsung bagaimana rasanya menjadi tenaga pendidik yang bertanggung jawab mengajari dan membimbing anak-anak belajar
Tag
Para orang tua bisa merasakan langsung bagaimana rasanya menjadi tenaga pendidik yang bertanggung jawab mengajari dan membimbing anak-anak belajar
Saat pelaku nonton televisi. Lalu ia dapat bisikan agar membunuh anaknya yang masih berumur 2 tahun 11 bulan
Disebut rumah tanpa jendela, karena rumah berkontruksi kayu berukuran sekitar 3 meter x 4 meter ini memang tidak memiliki jendela. Lantainya pun dari tanah
Informasi ini tersebar ketika bertambahnya 3 pasien positif Covid-19 di Kobar. Maka muncullah informasi hoax dari 3 orang tersebut dan 1 orang ibu hamil dan 1 anak
Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Mukarramah mengingatkan agar orang tua selalu membimbing anaknya untuk belahar secara online.
Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Lamandau tergolong tinggi. Buktinya, dalam rentang tiga bulan terakhir tercatat ada 7 yang sudah masuk proses hukum.
Pendidikan seks yang dimaksud adalah setiap orang tua harus mengajarkan anak agar tahu batasan antara seorang laki-laki dengan perempuan
Saat pandemi?corona atau COVID-19 membuat semua orang harus berdiam di rumah, mulai dari orangtua hingga anak-anak. Sebagai orangtua Anda tentu harus memutar otak untuk mencari aktivitas?anak?yang menyenangkan dan tidak membosankan.
Korban pencabulan ayah tiri di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat ini tengah hamil 5 bulan. Akibat disetubuhi oleh pelaku yang berumur 45 tahun.?
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah menilai, selama sekolah TK, SD hingga SMP Negeri dan Swasta kota setempat diliburkan, menjadi kesempatan penting bagi orang tua untuk mendidik dan membimbing anak belajar di rumah.
Pelaku pencabulan terhadap anak perempuan 15 tahun di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ternyata ayah tiri korban sendiri.?
Seorang pria berumur 45 tahun di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?tega mencabuli seorang anak perempuan yang baru berusia 15 tahun hingga berkali-kali.?
?Adanya kebijakan Pemkab Seruyan? yakni sekolah libur mulai jenjang TK mengantisipasi penyebaran covid-19, di sikapi oleh??tenaga pengajar di TK Negeri Pembina Kuala Pembuang, dengan memberikan tugas kepada anak di rumah.
Pemkab Gunung Mas melalu Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A)?mengadakan rapat konsultasi publik untuk menyusun rancangan perda perlindungan perempuan dan anak, Selasa 17 April 2020.
Kasus?pembunuhan anak?yang dilakukan oleh remaja berusia 15 tahun kepada balita berumur 6 tahun di Jakarta Pusat pada Kamis, 5 Maret 2020, menjadi pelajaran bagi orang tua untuk lebih mengawasi anak. Kejadian seperti ini bisa saja dicegah sehingga anak tidak melakukan tindakan yang bertolak belakang dengan norma.
Sabu sebanyak 2,5 kantong itu seberat 12,5 gram. Agar dapat keuntungan sabu dijual dengan harga keseluruhan sebesar Rp 14.000.000
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melaksanakan tasmiyah dan aqiqah bagi anak laki-lakinya, Minggu 10 Maret 2020. Prosesi pemberian nama anak laki-lakinya itu berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menekankan agar di Kotim ini jangan sampai ada anak yang putus sekolah.?
Pelaku mengaku tergoda dengan anak tersebut, karena nafsu seusai menghubungi pacarnya melalui telepon seluler