Partisipasi Masyarakat untuk Ketahanan Pangan Harus Dibangun
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Pardamean Gultom meminta agar partisipasi masyarakat untuk ketahanan pangan harus dibangun.
Tag
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Pardamean Gultom meminta agar partisipasi masyarakat untuk ketahanan pangan harus dibangun.
Saat ini?sejumlah masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim*?merasa resah dengan masih adanya warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona atau Covid-19 yang berkeliran di luar rumah mereka. Padahal mereka masih dalam tahap isolasi secara mandiri di rumah.?
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo mengharapkan proyek multiyears di Kabupaten Kotim rampung tepat waktu.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah? meminta agar Pemkab Kotim membuka?pusat informasi tentang corona kepada masyarakat.?
Anggota DPRD Kotim M Arsyad menegaskan, jangan ada ruang bagi oknum yang kerap mengatasnamakan masyarakat untuk kepentingan diri sendiri dan kelompok.
Anggota DPRD Kotim Bima Santoso mengungkapkan ada oknum petugas lapangan pertanian? atau? penyuluh pertanian lapangan (PPL) kurang aktif di wilayah Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim.
Anggota DPRD Kotim Juliansyah menilai, pelosok Kotim? banyak terdapat usaha sektor perkebunan. Meski banyak investasi demikian namun tingkat kepedulian perusahaan kepada warga sekitar masih minim/?
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Parimus mendukung?Pemerintah Kabupaten (Pemkab)?Kotim melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja yang masuk daerah setempat. Khususnya tenaga kerja asing.?
Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun langsung menemui masyarakat arus bawah saat melakukan reses.?
Anggota DPRD Kotim, M Abadi menemukan ada sekolah di pelosok yang mana kepala sekolah kerap meninggalkan tugas. Ironisnya lagi dana BOS (bantuan operasional sekolah) dikelola sendiri.
Ketua DPRD Kotawaringin Timur Rinie A Gagah mengatakan, para anggota DPRD Kotim pekan ini akan menyambangi konstituen mereka masing-masing.
Anggota DPRD Kotim dari daerah pemilihan Kecamatan MB Ketapang, Khozaini menyayangkan banyaknya persoalan pasar yang hingga kini belum terselesaikan.
Ketua Fraksi Demokrat, DPRD Kotawaringin Timur, Parimus menyebutkan pemerintah kabupaten di tahun anggaran berikutnya harus mengucurkan untuk pembangunan daerah pelosok.
BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Juliansyah mengungkapkan saat masa reses dan musrenbang lalu banyak kepala desa mengaku kecewa. Salah satunya terkait program pemerintah untuk…
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah mengakui besaran anggaran untuk sektor pendidikan di Kotim memang masih kurang.?
Anggota DPRD Kotim, Rimbun menekankan kepada perusahaan besar swasta (PBS) bisa melakukan pola kemitraan dengan masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, H Ary Dewar meminta agar PDAM Darma Tirta Sampit bisa berbenah. Sehingga, persoalan yang terjadi mampu atasi. Mulai dari persoalan sarana prasana hingga kualitas air bagi pelanggan dalam kota hingga di luar kota.
Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo mendesak agar sejumlah proyek fisik pemerintah kabupaten segera dituntaskan.
Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo meminta semua pihak termasuk masyarakat agar aktif mengawasi pelaksanaan pembangunan pada 2020. Jangan sampai, kata dia, pelaksanaannya asal-asalan.
Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun meminta agar Dinas Perizinan Terpadu Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Kotim tidak mempersulit kepengurusan perizinan bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pendidikan non formal.