Anjing dan Kucing Jadi Prioritas Program Vaksin Rabies
BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPT Puskeswan Kota Palangka Raya drh Eko Hari Yuwono mengatakan bahwa hewan domestik anjing dan kucing menjadi prioritas dalam program pemberian vaksin rabies…
Tag
BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPT Puskeswan Kota Palangka Raya drh Eko Hari Yuwono mengatakan bahwa hewan domestik anjing dan kucing menjadi prioritas dalam program pemberian vaksin rabies…
Setiba di lokasi, petugas menanyakan terlebih dahulu tentang keberadaan seekor anjing tersebut . Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung melakukan penanganan.?
Warga Perumahan Citra Mandiri, Jalan Abadi Jaya I, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, resah dengan keberadaan puluhan anjing liar di kawasan tempat tinggal mereka.?
Dinas Pertanian Kotawaringin Timur menargetkan?1.500 vaksin rabies bisa dipergunakan untuk vaksinasi hewan sekabupaten itu
Banyaknya laporan terkait keberadaan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, sapi hingga ayam yang berkeliaran dan mengganggu ketertiban umum serta kenyamanan masyarakat, langsung ditindaklanjuti Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpoldam) Lamandau.
Anjing tersebut diketahui warga sering menyerang dan memangsa hewan peliharaan mereka. Hal ini terjadi dalan 1 pekan terakhir ini.
Program steril gratis yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau Distankepang Kota Palangka Raya dalam Rangka Hari Rabies Sedunia, Senin, 28 September 2020 mendapatkan animo dari masyarakat yang sampai melebihi target.
Pelaksanaannya sejak pukul 08.00 WIB sampai selesai di Halaman Kantor DKPP Kota Palangka Raya, Jalan G Obos XI
Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau Distankepang Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono mengatakan bahwa salah satu syarat untuk mengikuti program steril gratis dalam rangka Hari Rabies Sedunia pada Senin, 28 September 2020 adalah harus berjenis kelamin jantan. Selain itu, juga hanya untuk hewan peliharaan domestik atau lokal yakni anjing dan kucing.
Dua hari lagi, tepatnya pada Senin, 28 September 2020 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau Distankepang Kota Palangka Raya akan melaksanakan program steril atau castrasi kepada anjing atau kucing dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya berencana melakukan steril atau castrasi kepada 35 ekor anjing atau kucing dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia pada 28 September 2020 mendatang.
Seekor anjing berhasil menemukan jasad pemiliknya yang sempat hilang di sebuah kanal di Provinsi Samut Songkram, Thailand.
Virus corona jenis baru (COVID-19) sejauh ini terbukti dapat menginfeksi manusia, bagaimana dengan binatang seperti?anjing?
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowp meminta Pemerintah Kota Solo membuat peraturan daerah atau perda larangan makan anjing. Menurut dia, anjing bukanlah binatang untuk konsumsi.
Tahun ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan telah memberikan vaksin anti rabies terhadap 600 anjing yang tersebar di wilayah kecamatan di Kabupaten Seruyan.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kota Palangka Raya menggelar kegiatan sterilisasi atau kastrasi kucing dan anjing ras lokal.
Masyarakat diingatkan menghindari anjing yang sedang marah. Sebab, dikhawatirkan ajing tersebut mengidap penyakit rabies yang bisa ditularkan kepada manusia.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sukamara telah menyuntikan vaksin rabies terhadap 106 ekor anjing.
Steril atau castrasi merupakan salah satu upaya mengendalikan jumlah anjing terlantar. Itu disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kota Palangka Raya, Eko Hari Yuwono.
Anjing dan kucing jantan setelah disteril bisa langsung dibawa pulang oleh pemiliknya, kalau yang betina harus dirawat inap dulu