Bakamla Antar Logistik Seberat 92,2 Ton untuk Korban Bencana di Aceh
Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengerahkan kapal?KN. Pulau Dana-323 untuk mengantar logistik seberat 92.2 ton bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Selasa.
Tag
Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengerahkan kapal?KN. Pulau Dana-323 untuk mengantar logistik seberat 92.2 ton bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Selasa.
Bakamla RI memperkuat kerja sama dengan Singapore Police Coast Guard (SPCG) dalam bidang pengamanan dan pengawasan laut.
Kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI KN Pulau Dana-323 kembali mengusir kapal penjaga pantai (coast guard) China yang mencoba masuk perairan yurisdiksi Indonesia di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Kamis.
Spesifikasi kapal itu memiliki panjang 14.30 meter, lebar 3.3 meter, bahan badan kapal aluminium, mesin 3 x 425 HP, kecepatan hingga mencapai 65 knots dan akomodasi enam orang.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan kapal motor berbendera Bahama tersebut, diketahui bahwa kapal tersebut bernama MV?PXGEO 2.
Kejadian tersebut bermula saat petugas patroli mendeteksi adanya sebuah tanker mencurigakan. Guna memastikan, petugas lalu melakukan pengejaran dan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.
Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) membantu evakuasi 20 kontainer dari kapal tongkang yang nyaris karam di Perairan Selat Malaka Kepulauan Riau.
Menkopolhukam?Mahfud MD?mengatakao?Undang-Undang (UU) Kelautan, yang akan direvisi secara terbatas menjadi UU Omnibus?Law?Keamanan Laut, akan memberikan kewenangan bagi Badan Keamanan Laut (Bakamla) sebagai?coast guard?untuk melakukan penyidikan pelanggaran di laut.
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menetapkan empat sasaran strategis yang patut dipedomani personel Bakamla dalam menyongsong tahun 2022.
Kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia KN Pulau Dana-323 menangkap satu kapal ikan asing berbendera Vietnam yang melakukan aktivitas ilegal di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Jumat.
Badan Keamanan Laut menangkap kapal ikan berbendera Vietnam yang sedang menangkap ikan secara ilegal di perairan Natuna Utara, di perbatasan Indonesia-Malaysia bagian Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu.
Selain merugikan keuangan negara, perbuatan keempatnya juga memperkaya Rahardjo Pratjihno selaku pemilik PT CMI Teknologi sebesar Rp60,329 miliar dan Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi sebesar Rp3,5 miliar
Saat ini?penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang pelanggaran yang dilakukan dua kapal tanker berbendera Iran dan Panama itu
Ketiga kapal?ditangkap pada Rabu (30/12) saat sedang melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 571 Selat Malaka
Wisnu mengatakan secara strategis drone bisa mengumpulkan data karakter hidrografi dan oseanografi terkait pengoperasian kapal selam
Kapal berbendera Vietnam tersebut diciduk oleh petugas operasi KN Pulau Dana 323 yang melakukan patroli pada pukul 11.00 WIB waktu setempat.
Rahardjo ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Backbone Coastal Surveillance System di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun 2016.