Airlangga Akui Biodiesel Selamatkan Neraca Dagang
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bilang, implementasi kebijakan biodisel efektif mengatasi jebolnya (defisit) neraca perdagangan.
Tag
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bilang, implementasi kebijakan biodisel efektif mengatasi jebolnya (defisit) neraca perdagangan.
Di tengah lesunya harga minyak sawit mentah (CPO), Indonesia sebenarnya mampu tampil di kancah global melalui pengembangan biodiesel berstandar global, termasuk EURO VI dan CHINA VI.
Produsen minyak sawit mentah (CPO) beserta turunannya, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) berkomitmen menambah kapasitas pabrik biodiesel.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggandeng Servo Railway dan Progress Rail, perusahaan infrastruktur rel kereta, untuk merancang lokomotif berbahan bakar biodiesel 100 persen atau B100.
Setelah melalui serangkaian pengujian, ternyata penggunaan bahan bakar biodiesel 30 persen berbasis minyak sawit tidak menimbulkan masalah pada kendaraan.
Pergerakan harga CPO atau minyak sawit mentah yang sempat diprediksi melemah, ternyata mampu rebound pada perdagangan medio pekan ini. faktor pasokan dan permintaan menjadi sentimen utama yang menggerakkan harga CPO.
Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga biodiesel selama sebulan sebesar Rp6.929 per liter, efektif per 1 September 2019..
Penerapan tarif terhadap impor biodiesel Indonesia sebesar 8% hingga 18% oleh Uni Eropa (UE) mulai Rabu (14/8/2019) tidak terlalu berpengaruh bagi emiten perkebunan.
Direktur Program Reindustrialisasi Ikatan Alumni Institut Teknologi Banding (IA ITB), Achmad Rizal, menilai penerapan bahan bakar biodiesel B20 bisa dipadukan dengan kebijakan pengembangan kendaraan listrik.
Program mandatori biodiesel di Indonesia menjadi salah satu program yang mampu meningkatkan permintaan dan mengikis tumpukan stok di pasar.
Optimalisasi pelaksanaan mandatori program biodiesel, diyakini menjadi cara paling ampuh untuk menyerap minyak sawit di pasar dan sekaligus mengikis tumpukan stok komoditas ini.
Kian gencarnya program biodiesel di Indonesia dan Malaysia, tak hanya bagus untuk lingkungan, tapi juga menjadi resep ampuh untuk mengikis stok minyak sawit yang menumpuk di kedua negara itu.
Penyerapan biodiesel dalam negeri hingga Mei 2019 telah mencapai 2,8 juta ton seiring perluasan mandatori biodiesel 20 persen (B20).
Di tengah masih banyaknya keraguan masyarakat terhadap dampak dari pemakaian biodiesel B20 terhadap performa kendaraan, muncul jawaban yang melegakan bagi kalangan masyarakat pelaku bisnis angkutan dan pemilik kendaraan.
Emiten perkebunan kelapa sawit memiliki harapan atas uji coba kewajiban penggunaan campuran minyak sawit dalam solar sebesar 30% atau biodiesel 30 (B30).
Agen pemegang merek (APM) siap mendukung aturan kewajiban penggunaan campuran minyak sawit dalam solar sebesar 30% atau biodiesel 30 (B30) untuk seluruh kendaraan bermesin diesel di Indonesia.
Pemerintah siap menggulirkan kewajiban penggunaan campuran minyak sawit dalam solar sebesar 30% atau biodiesel 30 (B30) untuk seluruh kendaraan bermesin diesel di Indonesia.
Di tengah belum stabilnya harga minyak sawit mentah (CPO) akibat berbagai sentimen negatif, seperti perang dagang antara AS dan China serta imbas dari menumpuknya stok, tak ayal harus dicarikan strategi tepat untuk menggairahkan harga.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengkaji penyediaan sarana prasarana dan ongkos angkut B20 agar semakin efektif. Salah satunya dengan mengkaji tangki-tangki minyak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang menganggur atau idle untuk menyimpan Fatty Acid Methyl Esther (FAME).
Perusahaan tanker PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) optimistis permintaan pengangkutan tanker tahun ini akan meningkat0