BMKG Kotim Beberkan Penyebab Kabut Asap Selimuti Sampit
Asap dari karhutla di wilayah selatan Kotim turut terbawa angin menuju Sampit. Kondisi angin yang kemudian melemah membuat asap tersebut tertahan di kawasan perkotaan.
Tag
Asap dari karhutla di wilayah selatan Kotim turut terbawa angin menuju Sampit. Kondisi angin yang kemudian melemah membuat asap tersebut tertahan di kawasan perkotaan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) H Asan Kotawaringin Timur (Kotim) memprakirakan bahwa musim kemarau tahun 2025 akan berlangsung lebih pendek dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah melalui Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit memprakirakan?adanya potensi gelombang tinggi di wilayah pesisir, sehingga warga diimbau waspada.
Masyarakat dan wisatawan yang berencana menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pantai Ujung Pandaran diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi. Kepala Stasiun Meteorologi BMKG H. Asan Kotawaringin Timur (Kotim) Mulyono Leo Nardo memperkirakan adanya gelombang laut yang signifikan di kawasan Teluk Sampit pada 20-25 Desember 2024.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG H. Asan Kotawaringin Timur (Kotim) Mulyono Leo Nardo mengingatkan masyarakat akan kondisi cuaca ekstrem yang dipengaruhi oleh fenomena La Nina lemah. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga April 2025, membawa curah hujan yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotawaringin Timur (Kotim) Mulyono Leo Nardo mengungkapkan wilayah Kotim masih berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan data terkini, hujan diprediksi lebih sering terjadi pada sore hingga malam hari.
Wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berpotensi tidak mengalami musim kemarau tahun ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah melalui Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit memprediksi wilayah utara Kotim akan diliputi musim hujan sepanjang 2024 sekaligus mengingatkan dampaknya.
Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kotawaringin Timur memprediksi Hari Ulang Tahun (HUT) Kotim akan diwarnai mendung hingga hujan ringan.