BPBD Kobar Ajukan Masa Transisi Sebulan
Pasca berakhirnya status tanggap darurat bencana banjir di Kotawaringin Barat (Kobar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar mengajukan masa transisi darurat ke pemulihan pasca bencana.
Tag
Pasca berakhirnya status tanggap darurat bencana banjir di Kotawaringin Barat (Kobar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar mengajukan masa transisi darurat ke pemulihan pasca bencana.
Belum usai banjir di wilayah Kecamatan Arut Utara,?Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini juga mewaspadai terjadunya banjir di wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam).
Semenjak dibukanya layanan oksigen di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar) untuk masyarakat isolasi mandiri sejauh ini?ketersediaan oksigen masih aman dan permintaan dapat teratasi.
Bupati Kobar, Nurhidayah melakukan pengecekan pelayanan pengisian tabung oksigen di kantor?Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat padb?Kamis, 29 Juli 2021 sore.?
Di hari pertama ini di Kantor BPBD Kobar, disiapkan layanan pengisian 192 tabung oksigen ukuran kecil
Sejak layanan dibuka berdasarkan pantauan sekitar pukul 09.00 WIB sudah 35 orang yang datang mengisi tabung oksigen
Sebagai upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran covid-19, secara berkala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar)?melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Bupati Kobar Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun. Seperti pada?Jumat, 25 Juni 2021.
saat ini pantauao?mitigasi kebencanaan banjir oleh tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kobar di 6 kecamatan, berdasarkan alat yang dipasang di Sungai Arut dan Lamandau, menunjukkan masih dalam kondisi normal
Untuk mendatangkan helikopter water bombing ke Kobar, perlu adanya penetapan status kebencanaan. Sementara ini?status di Kobar masih siaga bencana banjir
Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya bencana banjir di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),?Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar menyiagakan personel dan memasang alat ukur tinggi air di Sungai Lamandau dan Sungai Arut.
Hari ini BPBD menggelar rapat penanganan abrasi di Pesisir Pantai Desa Keraya, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah
Sebagai antisipasi semakin meluasnya penyebaran covid-19 yang belakangan ini melonjak di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar setiap hari melakukan penyemprotan disinfektan di kantor-kantor dan pemukiman masyarakat.
Pembina Komunitas Gorame Kobar, Padli Noor mengatakan bantuan berupa sembako ini merupakan kumpulan dan bentuk gotong royong dari komunitas untuk korban banjir
Bila Kabupaten Lamandau terjadi banjir, maka akan berdampak pada ketinggian air Sungai Lamandau
Bantuan ini akan disalurkan kembali untuk masjid, gereja dan pasar
Tim yang siaga di pos di antaranya TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan relawan
Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kobar memberikan pelatihan dasar penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada belasan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Sungai Bedaun.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), telah tangangi 4 kejadian pohon tumbang imbas cuaca ekstrem di Pangkalan Bun selama Desember 2019.
Kondisi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dinyatakan masih aman meskipun hampir setiap hari hujan mengguyur wilayah setempat.
Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kobar, meminta masyarakat di daerah aliran sungai (DAS) waspada terhadap luapan sungai.