Pengembangan Budi Daya Perikanan di Palangka Raya Perlu Dimaksimalkan
Pengembangan budi daya perikanan di Kota Palangka Raya disebut perlu untuk dimaksimalkan. Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Palangka Raya, Heri Purwanto.
Tag
Pengembangan budi daya perikanan di Kota Palangka Raya disebut perlu untuk dimaksimalkan. Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Palangka Raya, Heri Purwanto.
Bantuannya yakni berupa Perahu Bermotor, Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan, dan Pembangunan Saluran Beje
Pemko Palangka Raya memberikan dukungan penuh bagi masyarakat yang berniat untuk melakukan budidaya perikanan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perikanan Palangka Raya, Indriarti Ritadewi.
Indri mengatakan, bantuan tersebut dalam rangka mewujudkan pembangunan berbasis aspirasi dari masyarakat hasil Musyawarah Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Bukit Batu
Legislator Kalteng, Mariani Sabran mendorong pemerintah setempat supaya memaksimalkan budidaya perikanan di daerah ini.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa slogan KKP pada tahun 2021 adalah menggerakkan budidaya perikanan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta mendorong perputaran ekonomi bagi masyarakat.
Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari mendorong agar budidaya perikanan semakin diberdayakan untuk menopang kedaulatan pangan nasional, terutama mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan dengan dua pertiga wilayahnya adalah kawasan perairan.
SMK Negeri 1 Jelai mengembangkan budidaya ikan. Program tersebut untuk mengasah kemampuan siswa dengan tujuan bisa turut serta mengembangkan potensi daerah.
Warga di Kecamatan Pantai Lunci dan Kecamatan Jelai diharapkan dapat mngembangkan potensi daerah, yakni budidaya ikan dan udang.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Koling Irawan menyatakan, berdasarkan hasil reses pihaknya beberapa waktu lalu masyarakat di Kecamatan Seruyan Hulu minta dibangunkan kolam ikan.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas Razikin mengharapkan dengan dikenalkannya sistem bioflok akan dapat meningkatkan produksi ikan lele di Kapuas.
Faktor alam juga memengaruhi perkembangan budidaya ikan lokal.
Inovasi dan kreativitas penting di samping tetap melakukan penjualan dari hasil panen tambak ikan untuk modal usaha kembali
Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok diharapkan dapat terus berlanjut. Sehingga bisa memberikan dampak terhadap peningkatan produksi ikan lele dari tahun ke tahun.
Bantuan ini merupakan tahap pertama dan diharapkan pada tahun kedua akan ditingkatkan lagi produksinya
Pemberdayaan para pembudidaya ikan dengan sistem bioflok dilakukan dalam sebuah kelompok
Ketiga ikan tersebut lebih banyak dipilih oleh pembudidaya karena mudah untuk dipasarkan di dalam wilayah, selain itu kebutuhan pasanya juga memang tinggi.
Lele yang dipanen itu merupakan hasil kerja kelompok karya usaha 2 yang diketuai oleh Badran Dahlan. Mereka tergabung pada Kelompok Usaha Bersama (Kube).
Pantauan yang biasa dilakukan pegawai Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kotawaringin Barat berkaitan dengan hasil budidaya dan ketersediaan pakan ikan.
Upaya Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) mematenkan Ikon Jelawat sebagai maskot di Kotim tidak mudah. Sebab, disinergikan dengan hasil pengembangan ikan jelawat oleh masyarakat yang masih belum maksimal.