Damkar Kobar Evakuasi Ular Sowo di Taman Kota Pangkalan Buo?
Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali melakukan penyelamatan non kebakaran atau Animal Rescue.?
Tag
Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali melakukan penyelamatan non kebakaran atau Animal Rescue.?
Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni mengaku terus melakukan upaya preventif atau pencegahan terutama sosialisasi dan imbauan ke masyarakat melalui berbagai media.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar, Majerum Purni menjelaskan saat itu anggota damkar dihubungi oleh warga yang meminta tolong lantaran kelinci peliharaannya tercebur dalam sumur.
Tawon yang banyak bersarang di rumah warga merupakan tawon berbahaya dan mematikan yaitu jenis tawon ndas atau Vespa Afinis, sehingga membutuhkan penanganan khusus ketika evakuasi, bila tidak, maka tawon akan menyerang balik.
Walaupun bernama Pemadam Kebakaran (Damkar), namun tugat? yang diemban oleh anggota Damkar bukan hanya melulu memadamkan api dari lokasi kebakaran saja.
Tanggapnya respon terhadap warga yang memerlukan pertolongan, membuat warga saat ini tidak segan-segan lagi meminta tolong pada personel Damkar Kotawaringin Barat (Kobar) terkait kejadian apapun yang menimpa dirinya.
Saat itu saksi sempat melihat aksi pelaku, karena rumahnya dekat dengan Mako Damkar, sehingga meminta bantuan dari personil Damkar dan berhasil diamankan.
Kabid Damkar Kobar, Dwi Agus Suhartono menjelaskan sekitar pukul 04.27 WIB, Mako Damkar menerima laporan dari warga melalui telepon
Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengevakuasi ular jenis Piton berukuran sekitar 3 meter yang masuk kadang ayam miliknya warga di Jalan Pakunegara, RT 17 Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan pada Senin, 10 Januari 2021, sekitar pukul 02.52 WIB.
Kabid Damkar Kabupaten Kobar, Dwi Agus Suhartono mengatakan laporan tersebut diterima personel lantaran ada warga yang curiga me dengar suara aneh di sekolah
Salah seorang anggota Damkar Kobar, Rizky Dwi Fachrozy menjelaskan hingga pukul 20.00 WIB, Kaboel masih belum sadarkan diri
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran mengetahui rumahnya dimasuki seekor ular, Sabtu, 11 Desember 2021 sekitar pukul 17.30 WIB, keruan membuat penghuni rumah yang berlokasi di Jalan H.M Rafii Komplek…
Tumpahan oli yang tercecer di jalan kawasan Bundaran Bahari menuju Paring Kuning, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, membuat dua pengendara motor terjatuh?pada Minggu, 5 Desember 2021, sekitar pukul 11.44 WIB.
Bidan Dena bersama suaminya sempat mencoba menyelamatkan kucing tersebut menggunakan timba yang diikat dengan tali, namun tidak berhasil
Dwi menjelaskan dari laporan anggita Damkar papan reklame ini kondisi berkarat dan hanya bertahan di sisa 1 paku atau klem
Walau sempat ditangkap?akibat menggigit seorang warga sekitar Jalan Pelabuhan Kalap Sungai Rangit SP 2, RT 17, Desa Bumi Harjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), seekor monyet ekor panjang atau Macaca Fascicularis berhasil lolos dan mengamuk.
Dipasangnya tanda larangan parkir tersebut tentunya mempunyai maksud dan tujuan dan bukan hanya sekedar pajangan
Ada 45 karyawan dan petugas keamanan mengikuti pelatihan dan simulasi cara penanggulangan bahaya kebakaran
Pengetahuan dan skill mengatasi kebakaran bagi setiap individu sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran di rumay maupun lingkungan kerjanya.
Kabid Damkar Kobar, Dwi Agus Suhartono menjelaskan saat itu pihaknya menerima laporan dari Dwi Indriyani warga Jalan Ahmad Yani, BTN Griya Tatas 8, Kelurahan Baru sekitar pukul 16.00 WIB