249 Kasus DBD Terjadi di Palangka Raya
Sebanyak 249 kasus demam berdarah dengue terjadi di Kota Palangka Raya. Angka tertinggi berada di wilayah Kelurahan Bukit Tungga.
Tag
Sebanyak 249 kasus demam berdarah dengue terjadi di Kota Palangka Raya. Angka tertinggi berada di wilayah Kelurahan Bukit Tungga.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Pendeta Rayaniatie Djangkan mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap penyebaran penyakit demam berdarah dengue.
Saat pancaroba, induk-induk nyamuk akan semakin banyak. Tetapi belum ada peningkatan kasus.
Per November 2018 ada 31 kasus DBD yang ditangani RSUD Muara Teweh, terdiri dari pasien anak 28 orang dan pasien dewasa tiga orang.
Alasan belum KLB karena sampai saat ini dinas kesehatan melihat belum memenuhi kriteria secara menyeluruh
Fogging juga perlu tapi lebih efektif membersihkan lingkungan. "Fogging memang tetap perlu. Kalau perlu difogging ya dilakukan
Saat ini pemerintah kota sedang berupaya mencegah dan menanggulangi ancaman DBD
Pemberian tali asih kepada 11 Korban DBD yang sudah sembuh itu berlangsung di Masjid Luthfillah
Abate ada di Puskesmas. Saat ini abate ada yang cair, tidak hanya bubuk. Sehingga pemakaiannya harus dikoordinasikan dengan ketua RT.
Kasus DBD terbanyak per Oktober 2018 memang di Kecamatan Jekan Raya yakni 85 kasus, terbanyak terjadi di Kelurahan Bukit Tunggal yakni 40 kasus.
Berdasarkan wilayah kecamatan dan kelurahan, per Oktober 2018 kasus tertinggi ada di Kecamatan Jekan Raya sebanyak 85 kasus.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Kota Cantik dinaikkan statusnya menjadi kejadian luar biasa (KLB).
Pemerintah Kota Palangka Raya akan membantu masyarakat kurang mampu yang terserang demam bedarah dengue (DBD).
Pemerintah Kota Palangka Raya bakal melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah.
Obat tersebut dapat diperoleh dari puskesmas dan dinkes, sehingga bisa ditaburkan ke tempat penampungan air
Imbauan ini dikeluarkan sehubungan dengan adanya peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD)
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor, mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di kawasan daerah aliran sungai, supaya mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto meminta ada tindakan tegas dari Dinas Kesehatan terkait wabah Demam Berdarah (DBD) yang lambat laun telah menimbulkan banyak korban.
Fahrizal mengimbau masyarakat tidak malas membersihkan rumah sehingga ancaman penyakit DBD bisa diminimalisasi
Dalam tiga bulan terakhir mengalami kenaikan jumlah kasus DBD. "Dari September yang cuma 14 meningkat pada Oktober 45 kasus dan November ini sudah 50 kasus