241 Kasus DBD di Palangka Raya Periode Januari-Oktober
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg. Andjar Hari Purnomo melaporkan ada 241 kasus demam berdarah dengue (DBD) periode Januari-Oktober 2023.
Tag
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg. Andjar Hari Purnomo melaporkan ada 241 kasus demam berdarah dengue (DBD) periode Januari-Oktober 2023.
Menghadapi musim kemarau, banyak orang cenderung mudah terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering dijumpai adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).?
Berdasarkan data dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Bukit Hindu, periode bulan Mei hingga bulan Juni, pihaknya telah menangani 13 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Bukit Hindu Hellyana, memberi tahu kepada masyarakat tentang ciri - ciri penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan adanya korelasi kuat antara kasus demam berdarah dengan fenomena el nino yaitu peningkatan suhu permukaan laut yang mempengaruhi kekeringan panjang di Indonesia. Kasus demam berdarah cenderung meningkat sesaat setelah peningkatan indikator el nino.
Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K) menganjurkan pemberian vaksin untuk mengurangi risiko anak-anak terkena demam berdarah, mengurangi risiko rawat inap, serta kemungkinan demam berdarah berat.
Masa pancaroba atau peralihan antara musim kemarau dan hujan seringnya mendatangkan berbagai penyakit. Namun, penyakit penyerta ini juga bisa mengintai saat musim hujan.
Memasuki musim hujan, salah satu penyakit yang dikhawatirkan adalah Demam Berdarah Dengue??atau DBD. Pencegahan DBD??bisa dilakukan melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus.
Kabupaten Katingan mewaspadai kemungkinan munculnya penyakit demam berdarah dengue atau DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegepty pada musim banjir kali ini.
Memasuki pergantian musim biasanya ada beberapa penyakit yang dikhawatirkan bisa menyerang tubuh. Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat pancaroba seperti ini masyarakat banyak terjangkit flu dan batuk hingga demam berdarah.
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Puskesmas Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah mengalami peningkatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas melakukan peningkatan.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau mendapat perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Penyakit Infeksi & Tropis Anak dari Universitas Indonesia, Dr. dr. Debbie Latupeirissa, Sp.A (K) mengingatkan berbagai masalah kesehatan yang bisa dialami terjadi memasuki musim pancaroba saat ini yakni demam berdarah dengue (DBD).
BORNEONEWS, Sampit - Kasus Covid-19 kembali terdeteksi di Kotawaringin Timur akhir-akhir ini. Bahkan gejalanya mengarah ke varian baru yakni Omicron. Namun masyarakat, diminta tak lengah terhadap…
Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta agar terus waspada. Karena, hingga saat ini sudah ditemukan 5 kasus demam berdarah dengue (DBD), di beberapa titik di daerah ini.?
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Lily Rusnikasi meminta Dinas Kesehatan kabupaten setempat agar mengantisipasi ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Pada musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim panas seperti saat ini, menjadi rawan terjadinya penyakit menular, termasuk penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Sepanjang 2021 ini?Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?belum menerima laporan adanya masyarakat yang meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah (DB).
Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf mengatakan bahwa penyakit demam berdarah dengue atau DBD akan sangat rentan menyerang jika kebersihan lingkungan tidak terjaga selama musim hujan ini.
Penyakit?demam berdarah?atau DBD masih menjadi penyakit yang diwaspadai masyarakat Indonesia. Penyakit ini sering ditemui di daerah tropis dengan suhu hangat dan area yang lembap, seperti Indonesia. Memang belum ditemukan obat demam berdarah spesifik yang dapat mengobati DBD. Jika Anda terinfeksi virus ini, biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani opname. Namun, rekomendasi untuk menjalani opname atau rawat jalan berbeda-beda tergantung kondisi pasien saat itu.