Anggota DPR: Mitra Kerja Sudah Ingatkan Menteri Edhy Prabowo agar Hati-hati
Ekspor benih lobster akan menuai banyak sorotan karena termasuk jarang dilakukan, sehingga mekanisme dan tata kelola harus cermat dan hati-hati
Tag
Ekspor benih lobster akan menuai banyak sorotan karena termasuk jarang dilakukan, sehingga mekanisme dan tata kelola harus cermat dan hati-hati
KPK mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap itu
Edhy ditangkap tim KPK di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang saat kembali dari Honolulu, Amerika Serikat
Saat inj?Edhy bersama beberapa orang yang ditangkap telah berada di Gedung KPK
Wakil Ketua KPK lainnya Nurul Ghufron juga membenarkan Menteri Edhy telah ditangkap
Edhy bersama beberapa orang yang ditangkap tersebut sudah berada di Gedung KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menerima Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Pham Vinh Quang, dalam pertemuan di Jakarta, Jumat, dan membahas antara lain tentang pencurian ikan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan Satgas 115 akan melakukan operasi di wilayah rawan?IUU Fishing?atau pencurian komoditas perikanan seperti di kawasan perairan Laut Natuna Utara dan Laut Arafuru.
Selepas itu, Menteri Edhy dan rombongan akan menyeberang ke Pulau Bakungan untuk berdialog dengan pelaku usaha atau pengelola pulau
Kewajiban sekolah kelautan dan perikanan menerima anak nelayan itu sesuai dengan arahan yang telah diberikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi
Ada beberapa alasan yang mendorongnya mengambil langkah untuk mundur dari tim khusus yang dibentuk Edhy pada Januari 2020
TEMPO.CO , Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah mengembangkan pembudidayaan lobster, bukan ekspor benih lobster . "Prioritas pertama itu…
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menolak tudingan bahwa ada perlakuan istimewa kepada pihak tertentu terkait pemberian izin ekspor benih?lobster?karena yang memutuskan bukan dirinya, tetapi tim lintas direktorat.
TEMPO.CO , Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menegaskan alasannya mengatur ulang sejumlah kebijakan di kementerian yang dipimpin adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi…
Kemarahan Presiden Jokowi terhadap menteri-menterinya yang dinilai tidak bekerja dengan baik, selayaknya dimanifestasikan dengan perombakan atau reshuffle kabinet.
Peresmian ini?ditandai dengan penandatangan prasasti yang disaksikan Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Pejabat Eselon I lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan pejabat lainnya
Menteri Kelautan dan Perikanan?Edhy Prabowo?meminta Kementerian Sosial memasukkan para nelayan, pembudi daya ikan, pengolah dan pemasar hasil perikanan serta petambak garam sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terkait dampak virus corona Covid-19.
Menteri Kelautan dan Perikanan?Edhy Prabowo?berharap BUMN membeli produk perikanan masyarakat dalam rangka menjamin penyerapan?hasil tangkapan nelayan dan produksi pembudidaya ikan di berbagai daerah.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengimbau para pelaku usaha memantapkan model budidayanya sambil menunggu mencari inovasi agar hasilnya semakin baik. Seperti halnya budidaya kepiting, udang, dan?lobster.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta publik melihat wacana ekspor benih lobster yang belakangan menjadi polemik sebagai hal utuh dengan realitasnya di lapangan.