Peternakan Terintegrasi Food Estate Kalteng, Satu Kelompok Mampu Produksi Telur Itik 8.573 Butir per Bulan
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran serius mendukung pengembangan food estate di Kalteng.
Tag
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran serius mendukung pengembangan food estate di Kalteng.
Pusat pertanian di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, menggunakan pengembangan kelompok benih hibrida dan inbrida
Pemerintah Provinsi Kalteng menyiapkan benih hibrida untuk menunjang pengembangan food estate di Kalteng.
Memasuki musim tanam padi di tahun 2022 ini?para petani food estate?di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau banyak yang mengharapkan untuk bisa melakukan tanam 2 kali dalam setahun.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Herson B. Aden menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Herson menyampaikan…
Dalam arahannya?Wahyu Utomo menyampaikan terkait dengan PSN Irigasi, pihaknya menyampaikan cukup banyak tanggung jawab yang diemban dari Kementerian PUPR
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran memiliki terobosan untuk melaksanakan kegiatan produksi benih varietas unggul hibrida guna mendukung pengembangan food estate.
Herson menyampaikan dari target 164.598 hektare, luas baku sawah (LBS) ATRBPN 2019 Kapuas 65.686 hektare dan Pulang Pisau 27.131 hektare atau total seluas 92.817 hektare
Satya menyampaikan PresidenJoko Widodo menyampaikan beberapa arahan terkait Food Estate. Di antaranya Food Estate yang dibangun di Sumatera Utara dan Kalteng agar segera diselesaikan pada 2021
Herson menyampaikan pelaksanaan intensifikasi padi pada tahun 2020 seluas 30.000 hektare dengan bantuan full paket
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon berharap dalam pengembangan program food estate-?pemerintah tidak hanya mengembangkannya fokus di satu tempat saja.
Pada program food estate guna meningkatkan ketahanan pangan, pemerintah mengupayakan kepada para petani untuk memaksimalkan bisa memenuhi target panen 3 sampai 4 kali dalam setahun, namun para petani masih butuh proses penyesuaian alam
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menyusun konsep pengembangan sektor pariwisata di kawasan food estate.
Produktivitas ini meningkat 11 - 17 persen dari produksi sebelumnya. Varietas yang digunakan diarahkan pada varietas yang memiliki adaptasi yang cukup baik di lahan rawa
Melalui pengelolaan serta pengolahan lahan dan sarana produksi, yang diharapkan lahan tersebut dapat menjadi lahan yang kembali produktif dan menghasilkan produk pangan
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran melalui Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP), Sunarti menyampaikan ada dua lahan kawasan food estate
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan dalam program Food Estate juga dikembangkan berbagai program lain.
Lokasi pengembangan food estate ditetapkan pada wilayah eks PLG di Kalimantan Tengah yang pada fase perencanaan awalnya dengan proses penapisan (overlay) peta-peta teknis dari Kementerian/Lembaga
Pengembangan kawasan pertanian, termasuk food estate memerlukan infrastruktur yang mumpuni untuk kegiatan produksi atau budidaya. Termasuk juga untuk kegiatan distribusi sarana produksi dan hasil produksi, serta akses mekanisasi pertanian.
Pelaksanaan perencanaan kawasan food estate Kalimantan Tengah (Kalteng) dilakukan dengan koordinasi antar instansi.