Analis: CPO Berpeluang Bergerak Hingga Resistance RM2.503
Harga minyak sawit mentah (CPO) yang belakangan melemah, diperkirakan akan bergerak positif akhir pekan ini (9/3/2018) di tengah ramainya sentimen yang menekan pasar.
Tag
Harga minyak sawit mentah (CPO) yang belakangan melemah, diperkirakan akan bergerak positif akhir pekan ini (9/3/2018) di tengah ramainya sentimen yang menekan pasar.
Harga minyak sawit mentah (CPO) diperkirakan akan bergerak di rentang RM2.400 hingga RM2.600 per ton pada kuartal III/2018.
Harga CPO pada Kamis (8/3/2018) akan berada di level RM2.433 dengan masih berlanjutnya situasi mengenai larangan penggunaan CPO sebagai bahan campuran biofuel di Uni Eropa pada 2021.
Harga minyak sawit berpotensi mengalami kenaikan signifikan menuju RM2.700 per ton pada Juni, yang akan menjadi harga acuan tertinggi sejak November 2017.
Pada Juni 2018, harga minyak sawit berjangka di Bursa Malaysia dapat menguat ke level RM2.700 per metrik ton (mt) atau $691, dari RM2.500/mt.
Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas, Kevin Juido Hutabarat, menilai masih ada sentimen positif yang memayungi sektor kelapa sawit sementara waktu, yakni menguatnya dollar AS.
Ada sejumlah faktor yang memberikan tekanan terhadap harga minyak sawit mentah (CPO) belakangan ini, seperti kenaikan bea masuk minyak nabati di India dan juga penurunan impor CPO oleh China.
Harga Minyak sawit (CPO) berjangka naik ke level tujuh pekan tertinggi dan mengakhiri penurunan beruntun karena tekanan harga dari minyak kedelai AS dan kenaikan pajak impor di India.
Industri kelapa sawit nasional kini masih menanti momentum perkembangan harga minyak sawit dunia.
Harga minyak sawit mentah (CPO) diprediksi tidak akan turun di bawah US$500 per ton tahun ini jika pasar minyak mentah dunia tetap di level sekarang.
Harga minyak sawit mentah (CPO) naik tipis di awal perdagangan Kamis (1/3/2018) didorong pelemahan pada mata uang ringgit Malaysia.
Tren penurunan harga minyak sawit mentah (CPO) sudah terjadi sejak akhir tahun lalu hingga sekarang. Beberapa faktor pemicunya antara lain menguatnya ringgit Malaysia, rendahnya permintaan dan tingginya stok.
Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada awal perdagangan Senin (26/2/2018), melanjutkan penguatan pada Jumat lalu berkat dukungan kenaikan harga komoditas pesaing.
Harga minyak sawit (CPO) berpotensi untuk bergerak naik dalam jangka pendek
Harga minyak sawit mentah (CPO) pada perdagangan Rabu (21/2/2018) ditutup menguat tipis berkat dukungan data produksi yang lebih rendah.
Harga minyak sawit (CPO) berpeluang melanjutkan penurunannya pada Rabu (21/2/2018) seiring investor yang mempertimbangkan melambatnya ekspor serta kekhawatiran terhadap tingkat produksi menjelang perilisan datanya pekan ini.
Tren kenaikan harga minyak sawit (CPO) berpotensi berlanjut pada hari kedua perdagangan pekan ini (20/2/2018)
Harga minyak sawit (CPO) berpotensi turun pada perdagangan Senin (19/2/2018) dengan investor mengkhawatirkan penguatan ringgit.
ektor kelapa sawit masih menghadapi tantangan dari rendahnya penyerapan Crude Palm Oil (CPO) di kawasan Eropa dan Amerika.
Aksi profit taking jelang hari raya Imlek membuat harga minyak sawit mentah (CPO) turun dari level tertinggi satu bulan pada perdagangan Selasa (13/2/2018).