Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Bertahan
Harga daging Sapi di Kuala Pembuang masih bertahan sejak sebelum Ramadan hingga menjelang lebaran Idul Fitri 1445 hijriah
Tag
Harga daging Sapi di Kuala Pembuang masih bertahan sejak sebelum Ramadan hingga menjelang lebaran Idul Fitri 1445 hijriah
Meski sudah hampir 1 bulan ini tidak ada pasokan sapi yang masuk ke Kota Palangka Raya namun harga daging sapi di pasaran tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis atau PIHPS merilis harga daging sapi di dua daerah yakni Kota Palangka Raya dan Kota Sampit. Meski berada di komoditas yang sama, namun fluktuatif harga di kedua daerah ini sangatlah berbeda.
Harga daging sapi di Sampit, Kotawaringin Timur, kembali mengalami kenaikan. Kenaikan itu sudah terjadi selama sepekan ini.
Sementara di Kota Sampit harga daging sapi bahkan sudah mencapai Rp155.000 per Kg.
Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung meminta pemerintah setempat mencarikan solusi untuk menekan kenaikan harga daging sapi yang ini mencapai Rp160 ribu per kilogram.
Kabid Perdagangan, Dinas Perdagangan, Koperasi UMKM dan Perindustrian (DPKUMKMP) Palangka Raya, Hadriansyah mengatakan harga daging sapi di pasar tradisional di kota setempat terdampak wabah penyakit mata dan kuku (PMK) di berbagai daerah.
Permintaan daging sapi dari masyarakat di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tetap tinggi. Meskipun harganya menjelang lebaran ini mencapai Rp 160 ribu per kilogram.?
Seolah telah menjadi tradisi setiap tahun, menjelang Hari Raya Idulfitri, harga sejumlah komoditas pangan di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, mengalami kenaikan harga.
Memasuki bulan suci Ramadan, harga daging sapi makin mahal. Kini, harganya mencapai Rp 160 ribu per kilogram.
Harga daging sapi di Sampit, Kotawaringin Timur tetap mengalami kenaikan. Meski, saat ini mendekati Hari Raya Idul Adha dan akan banyak warga yang menyembelih sapi.
Harga daging sapi sehari menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah di Kasongan, Kabupaten Katingan dijual pedagang dengan angka Rp 150 ribu per kilogram.
"Tata niaga yang memungkinkan importir dan pemegang distribusi yang kemungkinan sama. Menentukan sendiri kapan dan berapa keuntungan yang diinginkan. Masyarakat tidak punya pilihan," ujar Susi melalui cuitannya di akun @susipudjiastuti, Jumat, 7 Mei 2021.
Kementerian Perdagangan mendukung kerja sama antara Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) dan Asosiasi Pedagang Daging Skala UKM dan Rumah Tangga (ASPEDATA) untuk menstabilkan harga daging sapi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Harga daging sapi di Kuala Pebuang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 hijriah tergolong masih stabil atau tidak ada penaikan.
Dengan tingginya harga daging sapi saat ini membuat pedagang tidak berani menyediakan dalam jumlah banyak
Harga daging sapi empat hari menjelang Idul Fitri di Kasongan Kabupaten Katingan masih stabil.
Jelang beberapa hari mendekati lebaran Idul Fitri sejumlah harga komoditas pangan menjadi sorotan karena mengalami kenaikan di antaranya seperti daging sapi.
Daging sapi di Kasongan Kabupaten Katingan hingga saat ini masih dijual mahal.
Harga daging sapi saat ini masih sama dengan harga yang dipatok sebelumnya. Namun tidak dapat dipastikan apakah daging sapi mendekati Natal dan tahun baru mendatang masih sama dengan hari ini atau tidak.