IHSG Diprediksi Menguat, Ini Rekomendasi Saham Pilihan
Pergerakan Indeks Harga?Saham?Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini diprediksi melanjutkan tren penguatan yang terjadi pada hari terakhir perdagangan bulan lalu, kendati rawan profit taking.
Tag
Pergerakan Indeks Harga?Saham?Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini diprediksi melanjutkan tren penguatan yang terjadi pada hari terakhir perdagangan bulan lalu, kendati rawan profit taking.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 29 Mei 2020, berpotensi melemah dipicu meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Cina.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi, 7 April 2020, menghijau seiring penguatan bursa saham global.
Kepala Bursa Efek Indonesia atau BEI Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyanto Kristiadi mengatakan bahwa mengakhiri perdagangan bulan Februari 2020, sejak awal tahun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah turun sebanyak minus 13,44% atau 5.452,704.
IHSG pada perdagangan Kamis (2/1/2020) berakhir melemah 15,96 poin atau 0,25 persen di level 6.283,58 dari pembukaan di 6.313,12. Indeks sempat menguat di awal sesi hingga ke 6.317,013.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat pada perdagangan saham awal tahun 2020 yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan terakhir tahun ini turun 0,47 persen atau 29,77 poin ke 6.299 dari pembukaan di 6.329,135.
Bursa saham di Asia diperdagangkan lebih tinggi pada Senin sore (2/12/2019) karena rilis data menunjukkan aktivitas pabrik China secara mengejutkan ternyata positif pada November 2019.
IHSG berhasil menembus area positif sesaat sebelum bel penutupan perdagangan Rabu (20/11/2019). Indeks cenderung naik 0,04% ke 6.155,109 dari pembukaan di area negatif 6.136,253.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atav IHSG diprediksi menguat pascapelantikan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin, Minggu, 20 Oktober 2019.