BPS Kalteng Sampaikan Perkembangan Impor yang Meningkat
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan perkembangan impor Kalimantan Tengah hingga akhir tahun 2023.
Tag
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan perkembangan impor Kalimantan Tengah hingga akhir tahun 2023.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan bahwa neraca perdagangan internasional atau ekspor impor Kalteng selama Juli 2022 tetap menunjukan nilai positif atau surplus.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan ada berbagai komoditas utama yang diimpor Kalteng selama Juli 2022.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyebut komoditas impor Kalteng selama bulan Juli 2022 lalu yaitu berasal dari empat negara yakni Malaysia senilai US$ 2,21 juta, Laos US$ 2,05 juta, Singapura US$ 1,47 juta, dan Saudi Arabia US$ 0,19 juta.
Diungkapkan Eko, nilai impor Kalteng selama bulan itu yakni mencapai US$ 5,92 juta atau naik 8,23 persen jika dibanding bulan sebelumnya yaitu Juni 2022 yang hanya tercatat sebesar US$ 5,47 juta.
Komoditas barang yang di impor dari Singapura yakni berupa aspal yang masuk dalam kelompok bahan bakar mineral, impor dari Laos berupa pupuk dalam bentuk kalium klorida.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan, ada beberapa komoditas yang diimpor Kalteng?selama Juni 2022.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menagatakan, nilai impor Kalteng selama Juni 2022 yaitu mencapai US$5,47 juta atau naik 932,08 atau mengalami kenaikan sebesar 932,08 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat US$ 0,53 juta.
Dibanding Februari 2022, peningkatan nilai impor terbesar berasal dari Laos senilai US$1,39 juta dalam bentuk pupuk kalium klorida.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyebut impor Kalteng selama Februari 2022 berasal dari tiga negara, yaitu Singapura sebesarl US$ 2,32 juta, Jerman US$ 0,27 juta, dan Brazil US$ 0,03 juta.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui data rilisnya mengungkapkan ada beberapa komoditas yang diimpor Kalteng dari beberapa negara selama Februari 2022.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui rilisnya menyampaikan nilai impor Kalteng selama Februari 2022 mencapai US$ 2,62 juta atau turun sebesar 23,17 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat senilai US$ 3,41 juta.
Menurut data rilis BPS Kalteng, selama Januari 2022 beberapa komoditas barang impor Kalteng berasal dari 4 negara yakni Laos sebesar US$ 1,34 juta, Singapura US$ 1,34 juta, Australia US$ 0,53 juta, dan Arab Saudi US$ 0,20 juta.
Selama bulan Januari 2022 ada beberapa komoditas barang yang di impor Kalteng dari berbagai negara.
Dari data rilisnya Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyampaikan nilai impor Kalteng selama bulan januari 2022 lalu mengalami penurunan sebesar 53,92 persen.
Peningkatan tersebut terjadi karena disebabkan oleh meningkatnya impor pupuk kalium klorida. Sementara, impor dari Singapura mengalami penurunan terbesar yaitu senilai US$ 3,03 juta atau 81,89 persen
Jika dibanding Oktober 2021, impor kelompok pupuk pada November 2021 mengalami peningkatan terbesar senilai US$ 1,44 juta, berupa pupuk kalium klorida
Secara kumulatif nilai impor Kalteng dari Januari@ November 2021 tercatat senilai US$ 43,84 juta, nilai ini naik US$ 12,45 juta atau 39,66 persen jika dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Impor dari Singapura mengalami peningkatan terbesar senilai US$ 1,87 juta atau 102,19 persen, karena didorong oleh meningkatnya impor komoditas bahan bakar mineral (berupa aspal)
Impor bahan bakar mineral mengalami peningkatan terbesar yakni senilai US$ 1,87 juta atau 102,19 persen, sedangkan impor pupuk mengalami penurunan terbesar senilai US$ 0,68 juta atau 100,00 persen