Jarak Pandang Palangka Raya Hanya 400 Meter akibat Kabut Asap
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kota Palangka Raya menginformasikan untuk jarak pandang Kota Palangka Raya mencapai 400 meter akibat kabut asap.
Tag
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kota Palangka Raya menginformasikan untuk jarak pandang Kota Palangka Raya mencapai 400 meter akibat kabut asap.
Selama sepekan lebih kabut asap terus menyelimuti Palangka Raya. Jarak pandang di jalan pun sangat mengganggu para pengendara motor dan mobil. Kondisi ini Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Anang Haryanto meminta agar pengendara untuk berhati-hati.
Kabut asap yang menyelimuti kota Palangka Raya kian tebal. Dampaknya terasa di sektor penerbangan. Seperti di Bandara Tjilik Riwut yang jarak pandang di landasar hanya 300 meter, Minggu, 15 September 2019.
Walaupun kabut asap tidak terlalu berdampak pada transportasi laut, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengimbau agar nahkoda tetap memperhatikan jarak pandang selama berlayar.
Kerusakan alat Particulate Metter ini sudah terjadi dalam kurun waktu 1,5 bulan ini
Akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa titik wilayah Pangkalan Bun, membuat kabut asap kian pekat sehingga membuat jarak pandang terbatas, Kamis pagi, 12 September 2019.
Kabut asap yang terjadi membuat jarak pandang menjadi terbatas, kejadian itu semakin parah terjadi pada pagi hari. Prakirawan BMKG Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Arif Rahman mengatakan jika jarak pandang rendah terparah terjadi di Kota Palangka Raya.
Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, menyebutkan, jarak pandang akibat kabut asap bercampur embun di Kota Sampit pada hari ini berkisar 50 meter hingga 150 meter.
Kabut asap pekat kian parah terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat pagi ini, 9 September 2019. Bahkan di sejumlah ruas jalan, kabut sangat pekat hingga membuat jarak pandang hanya berkisar antara 5 meter hingga 10 meter.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dua hari ini warga Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat , sudah mencicipi kabut asap. Kabut yang diakibatkan oleh kebakaran lahan dan hutan itu mulai terasa pada Minggu…