Jaringan Telekomunikasi Sebuah Kebutuhan Bagi Masyarakat Pelosok
nggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Anang Kapelius mendorong agar? investor telekomunikasi membuka akses komunikasi hingga ke pelosok.?
Tag
nggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Anang Kapelius mendorong agar? investor telekomunikasi membuka akses komunikasi hingga ke pelosok.?
Pemkab?Sukamara mempersilakan desa yang masih blank spot atau tidak memiliki jaringan telekomunikasi untuk menggunakan APBDes dalam membangun fasilitas penyedia jaringan.
Warga sejumlah desa di Seruyan menyambut gembira rencana pembangunan Base Transceiver Station?atav?BTS untuk akses jaringan telekomunikasi dan internet.
Jaringan telekomunikasi di Kabupaten Gunung Mas belum sepenuhnya merata. Bahkan, sejumlah kecamatan belum terjamah?seperti yang dialami masyarakat di Rungan Hulu.
Warga empat desa di Kecamatan Suling Tambun Kabupaten Seruyan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera menikmati layanan jaringan telekomunikasi.
Wilayah hulu atau Utara Kabupaten Katingan tercatat paling banyak desa yang belum bisa menikmati jaringan telekomunikasi.
Hingga saat ini warga yang ada di 75 desa di Kabupaten Katingan masih belum bisa menikmati jaringan telekomunikasi.
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Parimus meminta agar jaringan telekomunikasi di Kotim bisa menjangkau semua wilayah. Terutama desa dan keluarahan.
Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Lewis M Bangas menyayangkan masih adanya daerah pelosok yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.
Dengan lancarnya jaringan seluler di Desa Sabuh, masyarakat akan lebih mudah dalam berkomunikasi. Dan itu diyakini berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Rony Karlos mengharapkan agar jaringan telekomunikasi bisa menjangkau semua wilayah di kabupaten ini.
Pada tahun 2017 lalu, sudah dibangun 6 BTS pada area blank spot. Bantuan dari Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo RI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mendata sedikitnya ada 27 titik di wilayah hulu yang masih berstatus blank spot atau belum memiliki akses telekomunikasi yang memadai.
Demi menjaga keindahan kota, hendaknya pihak Telkom bisa membenahi jaringan kabelnya sehingga tertata rapi.
Pemasangan kabel jaringan Telkom di Kota Muara Teweh sangat semrawut dan tidak beraturan.
BORNEONEWS, Kuala Kurun - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Mas (KPU Gumas) Stepenson mengeluhkan internet di kantor KPU Gumas. Pasalnya, dalam beberapa pekan ini, internet mati total.…
BORNEONEWS, Kasongan - Kepala Dinas Komunikasi Telekomunikasi dan Informatikan Kabupaten Katingan, Harun mengaku jika pada awal Desember 2017 ini pernah ada satu provider menawarkan ke pihaknya…
BORNEONEWS, Kasongan - Dua kecamatan di Kabupaten Katingan hingga saat ini masih terisolasi jaringan telekomunikasi. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Telekomunikasi dan Informatika…
BORNEONEWS, Kasongan - Sebagian besar masyarakat di wilayah Kabupaten Katingan hingga saat ini masih belum menikmati jaringan telekomunikasi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten…
BORNEONEWS, Puruk Cahu - Camat Uut Murung Indra Wijaya mengatakan, dengan dibangunnya jaringan telekomunikasi di lima desa akan sangat membatu akses komunikasi masyarakat dan pemerintahan. Misalnya…