Pemko Palangka Raya Tingkatkan Akses Kesehatan Masyarakat Melalui JKN-KIS
Pemko Palangka Raya berupaya meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Tag
Pemko Palangka Raya berupaya meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Nanga Bulik menyosialisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada perangkat desa di wilayah Kecamatan Menthobi Raya,?Jumat, 14 Oktober 2022.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Hera Nugrahayu mengatakan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah menjangkau dan menjamin layanan kesehatan bagi 281.533 warga kota setempat.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus mempermudah layanan pembaruan data program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (Pandawa).
Program JKN-KIS sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia. Penerapannya, mereka yang sehat menolong orang yang sakit
Pemko Palangka Raya menargetkan 90 persen masyrakat setempat terdaftar kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Assisten III Sekretariat Daerah memimpin rapat Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Semester 1, Kamis 27 Mei 2021.…
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat data per Maret 2021 jumlah poserta program Jaminan Kesehatan Nasional@ Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) masih 83,10 persen.
Sekda Kalteng?Fahrizal Fitri mengajak seluruh stakeholder terlibat aktif dalam menyukseskan program JKN-KIS yang telah di programkan oleh Pemerintah Pusat melalui BPJS Kesehatan.
ekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu meminta kepada jajaran lurah dan camat agar segera membagikan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada warga yang terdaftar sebagai peserta.
Kepesertaan meningkat setelah pemerintah daerah menambahkan 29.957 warganya dalam program BPJS Kesehatan
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Palangka Raya Masrur Ridwan mengatakan, peserta JKN yang sudah terdaftar bisa menggunakan E-KTP jika masih belum menerima kartu JKN dari BPJS.
Sekda? Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu menyerahkan secara simbolis kartu Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesi Sehat (JKN-KIS) kepada warga terdaftar.
Pemko Palangka Raya menerima 29.957 kartu Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari BPJS Kesehatan Cabang setempat.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan Palangka Raya mengadakan sosialisasi program JKN-KIS dan Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN di Kabupaten Gunung Mas, Selasa,? 20 Oktober 2020.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalteng Hamka, mengatakan Pemprov Kalteng selalu mendukung dalam meningkatkan peserta JKN-KIS di Provinsi Kalimantan Tengah.
Ada 18 ribu peserta JKN yang terdaftar di Pulang Pisau. Namun yang aktif membayar iuran adalah peserta JKN dari badan usaha dan pemerintah daerah, sementara sebagian besar dalam posisi non aktif karena menunggak iuran
Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Cabang Muara Teweh melakukan sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Hingga Juli 2017 baru 49 persen warga dalam cakupan BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya yang menjadi peserta program JKN-KIS. Hal ini diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan…
BORNEONEWS, Muara Teweh - Ada tiga sumber penjamin kesehatan sekitar 65.153 jiwa warga Kabupaten Barito Utara (Barut). Yakni, BPJS Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat…