Operator Loader Mengaku Tidak Bisa Menghindari Kecelakaan Kerja
Terdakwa Ro alias Jal (22), yang merupakan operator alat berat loader, mengaku tidak bisa lagi menghindari kecelakaan kerja yang menewaskan rekan kerjanya, Jainudin.
Tag
Terdakwa Ro alias Jal (22), yang merupakan operator alat berat loader, mengaku tidak bisa lagi menghindari kecelakaan kerja yang menewaskan rekan kerjanya, Jainudin.
BORNEONEWS, Sampit - Ro alias Jal (22) jalani sidang dalam kasus kecelakaan kerja yang menewaskan rekan kerjanya Jainudin. Dalam sidang itu, anggota majelis hakim Edi Rosadi menyayangkan dan…
Korban murni kecelakaaan kerja. Bukan tindak kriminal atau kesengajaan yang mengarah ke pembunuhan
Korban meninggal lantaran terpeleset saat mengambil air untuk sampel laboratorium yang biasanya dikerjakan setiap pembuangan limbah
BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyelidiki peristiwa tewasnya seorang pekerja setelah terlindas alat berat jenis loader, di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Selasa, 25…
Seorang pekerja bernama Zaenudin (23), tewas terlindas alat berat jenis loader, Selasa, 25 Juni 2019 pagi sekitar pukul 07.00 WIB/ Saat itu, korban bekerja di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Buruh yang bekerja menyusun karung pupuk, Amsori (28), terhimpit 20 sak pupuk dengan berat sekitar 2 ton di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin, 20 Mei 2019 sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban yang berprofesi sebagai buruh bongkar muat barang menurunkan muatan semen dari Kapal Sosial Indah menuju truk bernomor polisi KH 8263 GM. Saat korban naik dari arah belakang truk, rupanya ia terpeleset.
Perhatian kalangan perusahaan terhadap perlindungan dan pengamanan pekerja, khususnya untuk kalangan karyawan masih kurang.
Pihak perusahaan siap bertanggung jawab terkait musibah yang menimpa para buruh tersebut.
Akibat sengatan listrik itulah, tiga pekerja langsung tewas di tempat yaitu Matesim (38 tahun), Mohammad Saputra (25 tahun) dan Moh Halil (35 tahun). Sedangkan tiga di antaranya mengalami luka yaitu Asmuni (33 tahun), Syahyedi (35 tahun) dan Umam (34 tahun).
Polisi menyelidiki kasus Ahmad Chabib (33), pekerja yang tewas kesetrum di tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) PLTU di Jalan Trans Kalimantan Km 25, Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau- Sabtu (2/2/2019).
Seorang pekerja PLN tewat tersengat listrik di atas Sutet, Sabtu (2/2/2019).
Ibu dari dua anak tersebut merupakan karyawan bagian penyemprotan yang tewas tertindih tangki air dan meninggal dunia.
Dalam tuntutan jaksa, akibat kelalaian keduanya, Iksan Jakaria, petugas telly pupuk harus jadi korban kecelakaan kerja di gudang pupuk PT Mustika Sembuluh 3 Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotim pada Senin (17/9/2018) hingga ia meninggal dunia.
Egrek tersebut dicabut sendiri oleh korban, lalu pria berumur 34 tahun ini beranjak dari lokasi utama dan berteriak meminta tolong. Dia tersungkur ke tanah setelah 3 meter berjalan. Mengetahui hal itu, Walminah yang juga bekerja di dekat lalu bergegas mendatangi suaminya.
Keterangan ini disampaikan rekan korban bernama Udin yang saat itu bekerja ikut menebang pohon
Tewasnya Iksan karyawan PT Mustika Sembuluh 3 (Wilmat Group) akibat luka di bagian kepalanya. Bahkan korban laka kerja yang berumur 33 tahun itu sempat dilakukan visum di kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit.
Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit di PT Mustika Sembuluh 3 (Wilmar Group) Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Kali ini menewaskan seorang penjaga gudang.
Saat ini jenazah korban masih disemayamkan di ruang mayat RSUD Muara Teweh dan pihak keluarga sudah berdatangan