Ramadhipa Puas dengan Performanya di FIM Moto3 Junior Musim Ini
Hasil tersebut juga membuat Ramadhipa menutup musim dengan menempati peringkat kelima klasemen dengan mengantongi total 146 poin.
Tag
Hasil tersebut juga membuat Ramadhipa menutup musim dengan menempati peringkat kelima klasemen dengan mengantongi total 146 poin.
Dikutip dari laman FIM MotoJunior, Kiandra Ramadhipa yang memperkuat tim Honda Asia-Dream Racing mencatatkan waktu tempuh 27 menit 20,082 detik untuk berada hanya 0,006 detik di belakang sang pemenang Fernando Bujosa (AC Racing Team).
Pada balapan tersebut, Kiandra Ramadhipa memulai start dari urutan ke-20. Sejatinya, dia berada di posisi keenam saat kualifikasi. Namun, karena dianggap melakukan pelanggaran yakni berkendara terlalu lambat dia mendapatkan sanksi turun posisi.
Menurut pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team tersebut, tidak adanya pembalap yang terlalu dominan membuat konsistensi menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan musim 2026.
Di tengah musim debutnya pada Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026, Kiandra memilih menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-temannya guna melepas tekanan sebelum kembali menjalani persaingan di lintasan.
"Saya memiliki kenangan yang sangat baik di Magny-Cours tahun lalu dan saya sangat menyukai karakter sirkuit itu. Saya ingin memanfaatkan modal positif tersebut untuk kembali tampil kompetitif,"
Kemenangan tersebut menjadi yang kedua bagi Ramadhipa musim ini sekaligus mengangkat posisinya ke peringkat ketiga klasemen sementara.
Ramadhipa mengatakan dukungan tersebut membuat persiapannya musim ini lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya, ketika ia masih tampil di Moto4 European Talent Cup.
Ramadhipa mengatakan balapan di Estoril berlangsung tidak mudah karena suhu lintasan cukup panas dan persaingan antarpembalap berjalan ketat sejak awal hingga akhir lomba.
BORNEONEWS, Jakarta - Kiandra Ramadhipa baru berusia 16 tahun ketika berdiri di podium tertinggi Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (14/6). Bersamaan dengan itu, Indonesia Raya menggema di lintasan…
Ramadhipa mengatakan peningkatan itu membuat dirinya lebih mampu memberikan masukan yang jelas kepada mekanik, sehingga proses pencarian setelan motor berjalan lebih efektif dari satu sesi ke sesi berikutnya.
Ramadhipa mengatakan kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi putaran berikutnya, namun target utama yang diberikan tim dan Astra Honda tetap sama, yakni menyelesaikan setiap balapan dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Ramadhipa mengungkapkan kemampuan berbicara di depan publik menjadi hal penting yang mulai ia bangun sejak dini, seiring kariernya yang terus berkembang di level internasional.
Prestasi yang ditorehkan oleh Ramadhipa kian mempertegas komitmen IMI untuk memberikan perhatian seimbang antara event berskala internasional dan pengembangan potensi di seluruh wilayah Indonesia.
Kiandra tampil menakjubkan setelah menjuarai seri ini meski memulai balapan dari urutan ke-24 karena penalti di sesi kualifikasi,
Kiandra tadinya start dari posisi 12 dalam balapan yang diawali dengan guyuran hujan ini. Selepas start, dia langsung naik ke urutan ketujuh dan terus memperbaiki posisinya.