Pemerintah Siapkan Pembinaan Terhadap 1.500 Prang LGBT
Anggota yang tergabung di dalam jejaring sosial tersebut sangat acak dan berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pelajar, manajer, petani, hingga profesi lainnya. Mereka disinyalir kerap mengadakan pertemuan secara mandiri di kafe atau titik kumpul tertentu.





















