Polres Kotim Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah Sawit di Sungai Sampit
Kasus dugaan pencemaran anak Sungai Sampit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, diselidiki Polres Kotim. Pencemaran itu diduga berasal dari limbah sawit perusahaan.
Tag
Kasus dugaan pencemaran anak Sungai Sampit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, diselidiki Polres Kotim. Pencemaran itu diduga berasal dari limbah sawit perusahaan.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, menurunkan tim untuk memeriksa dugaan pencemaran limbah sawit di Sungai Sampit, Kecamata Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Limbah itu hingga mengakibatkan banyak ikan mati.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mendukung pengelolaan limbah industri sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi algae melalui teknologi baru yang dapat mengurangi polusi gas metana.
Tanaman kelapa sawit tak hanya menghasilkan buah yang bisa diambil minyaknya, tapi beberapa bagian dan limbah sawit juga bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk energi.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas Lawin menyoroti dugaan pencemarao limbah PT Agri Bumi Sentosa yang beroperasi di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Penyidik KPK terus mendalami kasus OTT DPRD Kalteng
Dalam hal mendukung prinsip berkelanjutan dan melindungi lingkungan, kelapa sawit sejauh ini sudah menunjukkan bukti tidak merusak lingkungan, bahkan limbahnya dapat diubah menjadi energi baru terbarukan.
Pihak kecamatan sudah mengadakan rapat dengan warga dan perwakilan PT Arjuna untuk membahas masalah banjir ini
"Apakah harus menunggu ada korban baru pemerintah bersikap tegas," kata Dani Rakhman.
Laporan sudah dilayangkan warga Desa Waringin Agung ke instasi di Pemkab Kotim, sayang tidak ada jawaban yang memuaskan
Warga tidak berani menggunakan air dari sungai yang diduga tercemar limbah, apalagi kondisi air mengeluarkan bau yang tidak sedap
Meluapnya limbah yang diduga berasal dari PT Bangkitgiat Usaha Mandiri (BUM), Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur ternyata sudah sejak lama terjadi. Bahkan laporan kepada dinas terkait sudah lama dilakukan, tapi ada kesan dinas terkait tutup mata.
Hujan yang terjadi belakangan ini di wilayah Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat limbah yang diduga dari pabrik perkebunan kelapa sawit PT Bangkitgiat Usaha Mandiri (BUM) meluap kian parah. Bahkan disebut mencemari sungai warga setempat.
Limbah di kolam rentan mengalir ke anak sungai, apalagi jika sampai meluap atau bocor.
Meluapnya limbah dari kolam penampungan PT Mustika Sembuluh terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu.
Pihak PT Mustika Sembuluh (Wilmar Group) yang beroperasi di Desa Pondok Damar, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur berjanji akan meninggikan tanggul kolam agar limbah tidak meluap.
Meluapnya limbah PT Mustika Sembuluh (Wilmar Group) yang beroperasi di Desa Pondok Damar, Mentaya Hilir Utara, Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai sudah sering kali terjadi sejak 2008.
Adanya luapan limbah di PT Mustika Sembuluh (Wilmar Group) Desa Pondok Damar, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur nampaknya benar adanya. Itu berdasarkan hasil pengecekan pihak kecamatan dan manajemen perusahaan, Kamis (12/4/2018).
Informasi meluapnya limbah PT Mustika Sembuluh (Wilmar Group) yang beroperasi di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur rencananya akan dicek oleh pihak pemerintahan kecamatan.
Perusahaan sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta mengelola limbah pabriknya dengan baik, jangan sampai dibiarkan mencemarkan lingkungan warga.