LPS Ingatkan Generasi Muda Disiplin Keuangan Menuju Indonesia Emas
Menurut dia, generasi muda tidak cukup hanya memiliki mimpi besar, tetapi juga perlu menyusun perencanaan strategis agar cita-cita tersebut dapat diwujudkan.
Tag
Menurut dia, generasi muda tidak cukup hanya memiliki mimpi besar, tetapi juga perlu menyusun perencanaan strategis agar cita-cita tersebut dapat diwujudkan.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan tidak terdapat penarikan dana secara besar-besaran dari masyarakat menyusul kebijakan pemblokiran terhadap rekening pasif atau dormant.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hingga September 2023, penyaluran kredit perbankan ke industri pariwisata mencapai Rp128,2 triliun.
Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinasi Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel mengatakan kehadiran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat ketenangan publik terhadap layanan keuangan dan perbankan di Indonesia.
Sejak awal didirikan pada 2005 Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memainkan peran sentral dalam menyelamatkan tabungan masyarakat.
Ia pun berharap penjaminan polis yang akan dilakukan LPS nantinya bisa mendorong tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi, memberikan dampak positif terhadap perusahaan dan industri asuransi, serta mengembalikan citra perusahaan asuransi.
Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Lana Soelistianingsih menyatakan peningkatan digitalisasi dalam industri keuangan dan perbankan harus diimbangi dengan peningkatan inklusi dan literasi keuangan.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan memanggil bank digital yang tidak transparan mengenai informasi penjaminan suku bunga simpanan yang tinggi.
LPS memiliki proyeksi (outlook) penyaluran kredit perbankan akan terus meningkat, namun bertahap, dan bergantung pada pemulihan ekonomi domestik.
Sepanjang tahun lalu, LPS juga telah melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan kepada 16.730 rekening dengan total nominal sebanyak Rp71,46 miliar.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menilai perekonomian nasional saat ini yang mulai pulih dari dampak pandemi COVID-19 masih memerlukan dorongan agar dapat tumbuh lebih cepat lagi.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berharap rendahnya tingkat bunga penjaminan simpanan saat ini dapat membantu mendorong peningkatan permintaan kredit perbankan oleh masyarakat.
Direktur Eksekutif Hukum LPS Ary Zulfikar mengatakan, kegiatan sosialisasi dan FGD tersebut merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya bersama aparat penegak hukum dengan wilayah-wilayah yang berbeda
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memerkirakan pertumbuhan kredit perbankan mulai berbalik ke level positif pada Juli 2021 seiring membaiknya permintaan di tengah kondisi likuiditas yang masih longgar.
Hingga kini Maybank masih beroperasi secara normal. Sesuai Undang-undang, kata Yusran, LPS menjamin simpanan nasabah bank apabila terdapat bank yang dicabut izin usahanya.
Meski tergolong bank gagal namun masih dalam batas normal dan ke depan pihaknya akan terus mewaspadai dan mempersiapkan diri jika ada bank gagal
Komisi XI DPR mendukung upaya Bank Indonesia (BI), OJK, LPS dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan moneter, industri jasa keuangan, stabilitas sistem keuangan dalam mengatasi dampak COVID-19 baik yang sudah dilakukan maupun yang akan diputuskan untuk pencegahan ke depan.