DPRD Kalteng Ajak Masyarakat Perhatikan Asupan Makanan Sehat
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Ferry Khaidir, mengajak masyarakat Kalteng untuk lebih memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Tag
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Ferry Khaidir, mengajak masyarakat Kalteng untuk lebih memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mendorong pemerintah agar segera menerbitkan aturan teknis terkait makanan sehat, terutama makanan anak-anak, setelah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 tahun 2024.
Dokter spesialis ilmu gizi klinik menyampaikan bahwa makanan yang bersantan sebaiknya tidak dipanaskan secara berulang karena kandungan gizinyb?bisa berubah dan dapat menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi.
Koki selebriti Martin Natadipraja mengatakan beberapa makanan ini sebaiknya tidak dihangatkan kembali dan harus selalu dimakan saat segar.
Pakar nutrisi WW (Weight Watchers) Jaclyn London, berbagi lima tips mengatur lemari es untuk mendukung hidup lebih sehat.
Apalagi berdasarkan data Kalteng kita masih mengalami triple burden, yakni stunting atau pendek, wasting atau kurus serta kelebihan gizi atau obesitas serta kekurangan gizi mikro
Makanan yang baik dikonsumsi agar kesehatan tubuh tetap terjaga bukan karena rasa yang enak, melainkan harus memuhi 4 sehat 5 sempurna
Gaya hidup yang rentan stres membuat orang mengorbankan kesehatannya. Banyak orang muda kini didiagnosis mengalami?hipertensi.?Perempuan, yang mendekati masa menopause, juga rentan mengalaminya karena pengaruh hormon. Jika tidak dirawat dengan benar, kondisi itu merusak kesehatan jantung, ginjal, dan bisa menyebabkan stroke.?
Belum terlambat mengubah?pola makan?tak sehat Anda saat ini. Di tengah pandemi corona, Anda dituntut memilih makanan yang bisa membantu Anda menjaga imunitas atau kekebalan tubuh terhadap penyakit.?
Para ibu jika setelah melahirkan sampai bayi berusia 6 bulan maka sanga bayi terus diberikan ASI eksklusif. Cara ini penting mengurangi peluang stunting pada anak berkat kandungan gizi mikro dan makro
Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diingatkan agar selalu mengonsumsi makanan sehat. Hal itu adalah sebuah keharusan agar tubuh tetap bugar dan aktivitas sehari-hari lancar.
Selama bulan puasa, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, akan ada banyak pilihan makanan dan jajanan yang diperjualbelikan.
Bila ada warung makan dan kafe tidak mematuhi peraturan standar kesehatan maka izin usahanya bakal dicabut.
Dinkes Kabupaten Sukamara akan melakukan inspeksi mendadak ke setiap rumah makan dan kafe untuk memastikan penerapkan empat poin standar kesehatan.
Dengan begitu, hal-hal yang dikhawatirkan seperti menularkan berbagai macam penyakit melalui makanan terhadap pembeli dapat dihindari.
Salah satunya adalah pemeliharaan kebersihan lingkungan. Materi untuk kelompok dasar adalah tentang perundang-undangan Higiene Sanitasi Makanan.
Yang pertama itu diperiksa tempatnya layak atau tidak, memiliki sertifikat pelatihan Higiene Sanitasi Pangan (HSP), kemudian baru diperiksa makanannya.
Dinkes Kabupaten Sukamara mengeluarkan 52 sertifikat Higiene Sanitasi Pangan untuk penjamah makanan yang telah mengikuti pelatihan.
Untuk mendapatkan izin layak sehat, rumah makan atau kafe harus memiliki sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara menggelar Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan bagi penjamah makanan, Senin (25/2/2019).