Rumah Singgah Dinsos Kobar Jadi Tempat Sementara ODGJ Terlantar Sebelum Dipulangkan
Fasilitas tersebut dilengkapi empat kamar isolasi khusus ODGJ, sebelum mereka mendapatkan penanganan lebih lanjut dan dipulangkan kepada keluarga.
Tag
Fasilitas tersebut dilengkapi empat kamar isolasi khusus ODGJ, sebelum mereka mendapatkan penanganan lebih lanjut dan dipulangkan kepada keluarga.
Sebagian ODGJ yang ditemukan diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa dan sebelumnya telah menjalani pengobatan. Namun, kondisi tersebut kembali muncul karena yang bersangkutan mengalami putus obat.
Kapolsek Kumai IPDA Kamalul Fahmi mengatakan, pihak kepolisian telah menindaklanjuti informasi mengenai adanya warga yang sempat menolak petugas melakukan pemadaman di lokasi tersebut.
Fakultas Teknik UMPR dan DLH Kalteng memperkuat kolaborasi tridharma melalui MoA untuk mendukung pendidikan, penelitian dan pengabdian di bidang lingkungan hidup.
"Kalau tahun 2025 itu ada 17 orang. Kemudian 2026 dari Januari sampai 15 Agustus sudah 19 orang,"
Dari data yang dihimpun, kondisi yang dialami yang bersangkutan disinyalir dipicu oleh penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Sebelum insiden ini, H sebenarnya pernah mendapatkan penanganan medis hingga dirujuk ke panti rehabilitasi, namun ia kabur dan kembali ke rumah orang tuanya.
"Masih di lapangan basket, ini di depan GOR mengamuk sambil melempar batu,"
Berdasarkan informasi yang beredar dalam jejaring relawan Kapuas, pria tersebut terlihat beraktivitas di dalam kafe dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi para pemilik serta pengunjung yang sedang berada di lokasi.?
Karolinae menjelaskan bahwa penanganan terhadap yang bersangkutan sebelumnya telah mengedepankan jalur koordinasi lintas sektor bersama pihak kelurahan, puskesmas setempat, hingga pihak keluarga. Berdasarkan hasil kesepakatan awal, pasien direkomendasikan untuk mendapat penanganan medis lanjutan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei, Palangka Raya.
Peristiwa yang pertama kali menyita perhatian warga terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Rekaman CCTV memperlihatkan pria tersebut memasuki area sebuah rumah makan di Jalan Barito. Dalam video yang beredar, ia terlihat berjalan di sekitar lokasi usaha dan sempat melempar barang ke arah seorang karyawati sebelum meninggalkan tempat tersebut.
"Anggota telah menelusuri sepanjang lokasi yang dilaporkan dan mengonfirmasi dengan masyarakat sekitar lokasi tentang adanya ODGJ. Namun anggota tidak menemukan adanya ODGJ di sepanjang Jalan Barito atau area yang berdekatan dengan Jalan Barito,"
Rusak Fasilitas Umum di Bundaran Pancasila, ODGJ Digelandang Satpol PP
ODGJ tersebut diketahui berinisial BG. Setelah sempat diamankan dan dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial, yang bersangkutan kembali muncul di lokasi yang sama usai melarikan diri, sehingga kembali menimbulkan keresahan warga.
"Hati-hati ada orang diduga ODGJ membawa parang, arahnya menuju Kuala Kapuas,"
"Petugas kesehatan Kota Besi sering memeriksa orang itu, katanya kebetulan obatnya habis sehingga orang itu mengamuk dan memukul orang di rumahnya,"
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengevakuasi seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengalami pembengkakan pada tangannya akibat lilitan tali dan kawat.
Tercatat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bahwa sebanyak 2 Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam keadaan dipasung oleh pihak keluarganya karena mengak gangguan jiwa berat.?
K dilaporkan melempari pengendara yang melintas dan membawa senjata tajam berupa patahan sendok dan pisau dapur.
Warga di Jalan Irian, kawasan Pasar Besar Palangka Raya melaporkan tindakan meresahkan dari orang yang diduga ODGJ, Kamis, 20 Maret 2025.
Kejadian mencekam terjadi di Komplek Marina Permai, Palangka Raya, pada Sabtu 14 Desember 2024. Seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang putus obat selama empat bulan mengamuk dan meresahkan warga sekitar.