Ketua Komisi A Apresiasi Realisasi PAD Tahun 2020
Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mengapresiasi capaian dan realisasi pendapatan asli daerah atau PAD yang diperoleh Kota Cantik pada tahun 2020.
Tag
Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mengapresiasi capaian dan realisasi pendapatan asli daerah atau PAD yang diperoleh Kota Cantik pada tahun 2020.
Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra mengatakan bahwa pengembangan potensi wisata bukan hanya berdampak pada pendapatan asli daera atau PAD tetapi juga kepada perekonomian masyarakat.
Kurniawan menegaskan?dari proyeksi sementara ini dia melihat sektor pendapatan dari retribusi parkir bisa maksimal
Komisi A DPRD Palangka Raya mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah setempat. Pasalnya target PAD tahun 2020 telah melampaui target.
?Anggota DPRD Gunung Mas Rayaniatie Djangkan meminta pemkab?setempat?untuk lebih berani dan kreatif dalam mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga target yang dibebankan pada tahun 2021 bisa tercapai.
Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Bima Santoso mengingatkan pemerintah setempat agar mengelola dengan benar lahan parkir dan pungutannya.
Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah atau BPPRD Kabupaten Seruyan, akan melakukan berbagai upaya untuk mengamankan target PAD tahun 2021.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menyarankan pemerintah kabupaten bekerja lebih keras untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) karena potensinya masih sangat besar.?
Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono mendorong Pemda setempat agar meningkat PAD pada tahun ini.
PAD ini berasal dari penjualan benih ikan di Balai Benih Ikan atau BBI Kuala Kurun dan BBI Tewah, serta penjualan ikan afkir
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalteng Ermal Subhan mengatakan bahwa royalti di bidang pertambangan akan terus di genjot untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng.
Wakil Ketua I? DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf mengatakan bahwa Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD yang ada di wilayah kota Palangka Raya seharusnya wajib untuk mendukung program Pemerintah Kota dalam meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD.
Berdasarkan rapat dari Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi anggaran (TEPRA) Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD)?per 31 Oktober tahun 2020, diketahui bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di daerah ini sudah mampu melampaui?target yang ditetapkan.
Dalam rangka meningkatkan PAD sektor pariwisata yang menjadi salah satu prioritas ini diperlukan pelatihan dalam rangka menarik para wisatawan pada masa pandemi Covid-19
Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta agar Pemko Palangka Raya melalui instansi terkaitnya agar dapat memerhatikan faktor-faktor yang bisa menjadi pemicu kurangnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) H Gumer berharap, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gumas tahun anggaran 2020 dapat mencapai target, bahkan terlampaui.
Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang mengatakan, banyak potensi yang bisa digali di Kabupaten Pulang untuk menjadi sumber pendapatan asli daerah atau PAD.
Perubahan Perda retribusi jasa umum ini sebagai upaya untuk peningkatan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari pengelolaan jasa umum
?Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph mengatakan masih ada beberapa sektor yang belum tergali untuk dimasukkan sebagai penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan dari sektor retribusi di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pulang Pisau tahun 2020 ini tak memenuhi target. PAD yang ditargetkan dari DPMPTSP Pulang Pisau sebesar Rp 3 miliar lebih itu hanya mampu tercapai sekitar Rp 100 juta sampai dengan September 2020 ini.