6 Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh
Tim Gugus Covid-19 mengucapkan selamat kepada para pasien yang sembuh dan berharap bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk terus bejuang melawan wabah virus corona
Tag
Tim Gugus Covid-19 mengucapkan selamat kepada para pasien yang sembuh dan berharap bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk terus bejuang melawan wabah virus corona
Beberapa pasien di Cina, Jepang dan Korea Selatan yang didiagnosis terpapar virus corona?COVID-19?dan tampaknya pulih menjadi berita utama setelah dinyatakan kembali positif virus tersebut.
Pasca dikarantina di Islamic Center/LPTQ Pasir Panjang, Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dikarantina ditempat tersebut langsung dilakukan pengambilan sampel swab, Jumat, 3 April 2020 siang untuk dikirimkan ke laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Surabaya.
Ergon Pranata Pieter merupakan pasien sembuh kedua setelah dinyatakan positif Covid-19 di Kalimantan Tengah. Ergon yang adalah seorang Hamba Tuhan di GPIB Eben Haezer mengatakan masa terberatnya dalam menghadapi Covid-19 ini justru di saat-saat menunggu hasil pasti apakah dirinya positif atau negatif Covid-19.
Masyarakat diminta untuk tidak perlu panik berlebih dalam menghadapi Covid-19, meskipun RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun menjadi rujukan pasien Covid-19, pasien umum dan ruang isolasi PDP berbeda layanan.
Jadi masih ada 8 orang yang masih dirawat di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya
Pasien bernama Ergon Pranata Pieters ini memberikan keterangan pers di ruang Posko Pelayanan Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 di rumah sakit
Saat ini semua pasien menjalani perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul mengomentari maraknya komentar masyarakat mengenai dugaan kematian pasien Covid-19 di Kalteng.
Beberapa hari lalu publik digemparkan dengan pengakuan Tim Gugus Percepataan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah mengenai adanya asil laboratorium pasien suspek Covid-19 di Kalteng yang tertukar dengan daerah lain. Pasien tersebut awalnya dinyatakan positif Covid-19 sebelum akhirnya dikonfirmasi bahwa hasil laboratoriumnya tertukar, namun kemarin, Senin, 30 Maret 2020 kembali dikabarkan bahwa pasien tersebut positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul mengatakan bahwa semua pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat di RSUD dr Doris Sylvanus berada dalam kondisi dan keadaan baik.
Ketua Tim Gugus Percepataan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung mengatakan bahwa semakin hari jumlah pasien dengan pengawasan atau PDP dan orang dalam pemantauan atau ODP di kalimantan Tengah semakin hari semakin meningkat. Untuk itu pihaknya memuntuk mempersiapkan RSUD Kalampangan, Kota Palangka Raya untuk mengatasi lonjakan pasien suspek Covid-19.
RSUD Sukamara siap menangani pasien terduga covid-19 dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang tersedia.
Pasien positif virus Corona atau covid-19 di Kalimantan Tengah hari ini tidak bertambah, artinya masih tetap 5 orang.
Pasien positif virus corona atau covid-19 di Kalteng bertambah satu orang, sehingga total pasien positif virus Corona menjadi 5 orang.
Pasien ini baru kembali dari beberapa kota di luar daerah, namun ada prosedur tetap yang telah dibuat untuk menentukan status pasien
Korban meninggal berjenis kelamin laki laki berusia 52 tahun merupakan warga Kecamatan Mekar Jaya Kabupaten Pandeglang, Banten yang bekerja di Tanah Abang Jakarta
Dari jumlah itu, 20 orang ada di Surabaya. Sementara itu?hingga pukul 18.30, total jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 79 dan orang dalam pemantauan (ODP) ada 793
Rumah Sakit Islam Pusat Kesehatan Umum atau RSI PKU?Muhammadiyah Palangka Raya mentiadakan jam besuk bagi pasien mulai dari tanggal 20 Maret 2020.?Kebijakan ini dilaksanakan setelah diumumkan adanya dua warga Palangka Raya yang tertular virus corona (covid-19).
Guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, RSUD?dr Murjani Sampit?memberlakukan peraturan pasien rawat inap tidak diperkenankan untuk dibesuk.