Wakil Wali Kota Minta Status Damkar Harus Tetap Kelas A
Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah meminta agar status Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Palangka Raya harus tetap bertahan di Kelas A.
Tag
Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah meminta agar status Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Palangka Raya harus tetap bertahan di Kelas A.
Dalam kepemimpinan yang baru Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dengan Wali dan Wakil Wali Kota, Fairid Naparin dan Hj Umi Mastikah, sarana dan prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan akan dipenuhi.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri hari ulang tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) yang ke-100 tahun di Kantor Damkar dan Penyelamatan Kota Palangka Raya
Damkar juga bertanggungjawab atas penyelamatan dalam kondisi darurat.
Acara yang diadakan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya itu juga mengundang Mantan Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan, Anwar Sanusi Umar Gayo yang baru saja pensiun pada Februari lalu.
Peran serta masyarakat dalam memberikan laporan yang cepat sangat diperlukan. Sehingga petuas damkar bisa bergerak lebih cepat
Pembuatan pos wilayah permukiman ini untuk mendekatkan pelayanan Damkar kepada masyarakat
Pemetaan terkait potensi bencana kebakaran setiap tahun perlu disajikan dan disampaikan hingga pemerintah pusat. Agar menjadi salah satu indikatos sehingga pusat bisa membantu anggaran atau hibah barang ke daerah. Dan tidak membebankan APBD Kotim.
Minimnya alat pelindung diri saat bertugas terkadang membuat petugas pemadam kebakaran menjadi korban.
Pada dasarnya masyarakat yang bisa diandalkan dan menjadi ujung tombak pemerintah dalam menekan tingkat kebakaran hutan dan lahan
Kunanto berharap dapat bersama-sama mengembangkan organisasi dan terus membantu sesama tanpa latar belakang masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan
Ucapan selamat disampaikan bupati kepada Kunanto yang resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Perkumpulan Damkar Mandiri Kabupaten Kapuas
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengungkapkan rasa bangganya kepasa para relawan salah satunya yang tergabung dalam Balakar 545 yang hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama yang membutuhkan pertolongan dan penanganan kebakaran.
Tugas tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) bersama anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya bukan sekadar menangani masalah api. Namun mereka juga membantu menangani masalah lain yang terjadi di tengah masyarakat.
Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinnor, mengecek kondisi fasilitas armada pemadam kebakaran (Damkar) di Pos Damkar di Jalan A Yani Puruk Cahu.
Seluruh tenaga kontrak yang ada di jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) telah melaksanakan tes fisik sebagai salah satu rangkaian dan jadi bahan evaluasi kinerja selama tahun 2018.
Pembangunan pos Damkar ini tidak mengurangi fungsi dan tugas dari Damkar induk yang sudah ada, tetapi lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini lahan yang akan dijadikan posko telah dilakukan pengukuran agar nantinya bisa dilakukan pembangunan pos.
Desa harus didorong punya alat pemadam sendiri dan dilengkapi dengan alat komunikasi. Untuk alat damkar bisa menggunakan anggaran desa atau bantuan dari kabupaten.
Tambahan lima armada ini untuk memperkuat petugas BPBD Kobar dalam melaksanakan pencegahan Karhutla dan musibah kebakaran lainnya