Polisi Kejar Komplotan Pembacok Pria
Petugas telah mengambil keterangan dari dua orang saksi yang ada di lokasi saat aksi pembacokan tersebut.
Tag
Petugas telah mengambil keterangan dari dua orang saksi yang ada di lokasi saat aksi pembacokan tersebut.
Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut. Seorang pria berinisial A, yang diduga sebagai pelaku pembacokan, berhasil diamankan jajaran kepolisian kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Peristiwa pembacokan terjadi pada Rabu (13/5) pukul 01.00 WIB. Saat itu dua orang korban yakni Syarif Hidayat dan Dimas Ramdani sedang melintas menggunakan sepeda motor usai perjalanan dari Jakarta menuju Tangerang.
Peristiwa berdarah itu terjadi di mes karyawan Kelompok Tani?Jirak, pada Tanggal 13, April 2026 kemarin, pelaku diduga kuat dalam pengaruh minuman beralkohol dan menyerang korban dengan senjata tajam jenis parang.
Polsek Cilincing, Jakarta Utara, menangkap pelaku pembacokan pria yang diduga seorang sopir angkot hingga tewas di Jalan Pama Raya, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (12/3) malam.
Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengantongi identitas pelaku pembacokkan terhadap seorang pemuda Lucky Irawan (21) warga Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu yang mengalami luka parah, dimana pelaku saat ini dalam pengejaran petugas.
Seorang wanita lanjut usia bernama Samdiah (68) terluka parah akibat dibacok terduga pelaku berinisial YS (54), di Desa Hayaping, Kabupaten Barito Timur, Jumat, 13 September 2024. Korban yang nyaris merenggang nyawa akhirnya dilarikan ke RSUD Tamiang Layang untuk mendapatkan perawatan.
Pelaku N (29) warga Kecamatan Mantangai nekat melakukan penganiayaan terhadap korban berinisial P (25) warga Desa Danau Rawah hingga mengalami luka berat.
Saat ini, 3 korban luka akibat insiden pembacokan yang dilakukan oleh pelaku yaitu seorang penumpang diduga ODGJ di KM?Awu di perairan?Laut Jawa, Rabu, 15 November? 2023, masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Diduga karena tersinggung, seorang pemuda di Desa Penopa, Kecamatan Lamandau dibacok ayah tirinya. Akibat peristiwa itu, korban Rudi Nugraha (25), mengalami dua luka bacokan senjata tajam di sekitar pungggung dan bahu yang cukup parah.
Seorang pria berinisial A (54) yang berprofesi sebagai nelayan dibacok oleh pria berinisial M (30), yang membuat A mengalami luka robek pada bagian lengan kiri dan paha belakang.
Seorang pria berinisial DS (36 tahun) tega melakukan penganiayaan terhadap kakak kandung menggunakan senjata tajam. Akibat perbuatannya, pria tersebut kini diamankan oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Batu.
Seorang pemuda Desa Pepas Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara tega membacok teman sendiri dengan sebilah parang pada Rabu 9 November 2022 sekitar pukul 23.30 WIB.
Personel dari unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas backup Polsek Selat telah mengamankan seorang pemuda berinisial Ak (27) karena dengan teganya membacok ayahnya sendiri yang sudah lansia.
Dua pria yang melakukan pembacokan seorang anggota Polda Kalteng bernama Aipda Gajali Rahkman (41) pada Selasa 10 Mei 2022, akhirnya ditangkap. Keduanya nekat membacok karena tidak diberi uang oleh korban saat meminta.
Seorang laki-laki berinisial Bg harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran diduga melakukan pembacokan dan tembakan senapan angin terhadap korbannya Sa (48) hingga mengalami luka-luka.
Seorang pemuda berinisial Sa (28) diamankan Polsek Kapuas Barat karena diduga melakukan penganiayaan atau pembacokan hingga menyebabkan korbannya Ma (39), tak lain adalah saudara iparnya sendiri, hingga mengalami luka parah.
Kapolda Papua, Irjen Pol/?Mathius Fakhiri meminta masyarakat sipil, terutama bukan warga asli Papua, yang bermukim di daerah rawan agar senantiasa waspada, termasuk saat berkebun.
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Papua menegaskan korban Yatiman Hadi atau Ngatiman (52 th) yang meninggal setelah dibacok orang tak dikenal (OTK) di Dekai, bukan Rais Syuriah Pengurus Cabang NU Yahukimo.
?Marli, seorang perempuan yang menjadi korban pembacokan mengaku terdakwa Rinto adalah kerabatnya sendiri. Saat jadi saksi Marli ogah memaafkan Rinto.