Pemkab Kotim Harus Berani Bicara dengan Pusat Soal Ketimpangan Pembangunan
Alasan pusat bermacam-macam tidak memberikan anggaran dan lain sebagainya karena aturan
Tag
Alasan pusat bermacam-macam tidak memberikan anggaran dan lain sebagainya karena aturan
Saat ini di Kotim cukup banyak organisasi, mulai dari kepemudaan, perempuan, sosial, dan lainnya. Sehingga jika semua bersatu dan saling bersinergi menjalankan program masing-masing, baik untuk pemberdayaan masyarakat dan lainnya. Maka daerah ini akan maju dan terus berkembang ke depannya.
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana berpesan agar jajaran pemerintahan tidak selalu menjadikan minimnya ketersediaan anggaran, sumberdaya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana (spras) sebagai sebuah alasan klasik atas terhambatnya pembangunan daerah.
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Menthobi Raya ke-14, Senin (4/3/2019).
Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo berharap ada ide inovatif yang bisa mewujudkan program pembangunan yang telah disusun pemerintah selama ini.
Anggaran Kotim dengan jumlah yang sangat terbatas ini banyak tersedot ke wilayah perkotaan
Kemajuan suatu daerah bertolak ukur dari situasi kamtibmas yang aman dan tentram
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng tahun 2019 akan diawasi langsung Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Noni Ermirawati menyambut baik dan mendukung infrastruktur di bidang pendidikan di Kecamatan Bataguh masuk ke dalam skala prioritas tahun anggaran 2019.
Saat ini Pemerintah Kotim terus berupaya untuk meningkatkan infrastruktur
Pembangunan Palangka Raya dinilai telah semakin berubah menuju kemajuan.
Selain fokus pada pembangunan di bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Palangka Raya juga memperhatikan sektor lain.
Bentuk-bentuk program riil yang bisa dilakukan pemko dan dirancang dalam RPJMD haruslah berpegang pada prinsip menyejahterakan masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas Lawin berharap, perusahaan besar swasta proaktif dan berperan dalam pembangunan daerah.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Ahmad Ruswandi, ingin program pembangunan berpihak dan berdampak langsung terhadap masyarakat.
Anggota Fraksi Nadem DPRD Kabupaten Sukamara Pipin Rosita mengajak eksekutif terus bersinergi dengan legislatif dalam segala aspek pembangunan.
Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung meminta pemerintah agar serius dalam menangani permasalahan-permasalahan infrastruktur.
Legislator ingin agar pembangunan tak terkesan hanya terfokus di wilayah perkotaan.
Kalangan DPRD mendorong agar Pemko Palangka Raya dapat lebih memfokuskan perbaikan infrastruktur di wilayah yang perlu penanganan mendesak.
Data BPS menunjukkan peryumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya 6,96 persen di atas pertumbuhan Provinsi Kalimantan Tengah 6,74 persen