Legislator Palangka Raya Harapkan APBD Terserap Maksimal untuk Pembangunan
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti mengharapkan dana APBD 2019 bisa terserap maksimal untuk pembangunan daerah.
Tag
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti mengharapkan dana APBD 2019 bisa terserap maksimal untuk pembangunan daerah.
Alfian juga meminta agar program dan kegiatan yang diusulkan perangkat daerah benar-benar prioritas dan realisasinya bisa tercapai dengan baik.
Nadalsyah meminta camat, lurah, dan kepala desa agar memberikan arahan kepada masyarakat tentang keterbatasan finansial pemerintah, sehingga tidak semua usulan dapat tertampung.
Kemitraan antara pemerintah daerah dan masyarakat harus dibangun sehingga pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah juga dapat diketahui masyarakat.
Legislator Kota Palangka Raya Nenie A Lambung menyatakan dukungannya terhadap program peningkatan infrastruktur berkelanjutan yang menjadi salah satu dari visi dan misi Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.
Di tahun 2019 ini ada proyek besar masuk ke daerah pelosok. Tepatnya di Kecamatan Antang Kalang. Yakni proyek infrastruktur jalan dengan sistem tahun jamak.
Agenda prioritas pembangunan Kotim itu mengemuka dalam forum konsultasi publik RPJMD.
Wakil Ketua I DPRD Kapuas Robert L Gerung mengharapkan peran perusahaan besar sektor swasta terhadap pembangunan daerah terus meningkat sehingga berdampak bagi kemajuan di masa yang akan datang.
Wali Kota Palangka Rayb Fairid Naparin menegaskan agar seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) melaksanakan perubahan paradigma pembangunan dengan sebaik-baiknya.
"Jalan umum dan air bersih harus jadi skala prioritas pembangunan Wali Kota Palangka Raya," kata Sugianor, Selasa (12/2/2019).
Masih ada wilayah di sana yang belum tembus jika memanfaatkan akses darat.
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengapresiasi pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Lamandau 2018-2023 dengan ketua Moch Bachriar Rifa'i, Sabtu (9/2/2019)/
Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra mengatakan masih banyak yang harus dibenahi di Kota Cantik.
Adapun 11 prioritas pembangunan itu, di antaranya yakni menerapkan reformasi birokrasi dan standar pelayanan minimal (SPM).
Alasan keterbatasan anggaran itu sangat sulit lagi untuk diterima masyarakat. Apalagi jika program yang diusulkan warga itu sudah berulang kali diusulkan di setiap musrenbang.
Adanya kegiatan mendesak tapi luput dari pembangunan adalah persoalan dalam sistem perencanaan pembangunan di daerah ini.
Kerja sama yang baik itu menunjukan telah berjalannya komitmen bersama, tanpa didasari ada pertentangan maupun perbedaan.
Untuk menggenjot pembangunan Kota Palangka Raya saat ini tentu memerlukan komitmen bersama.
Pembangunan yang baik akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan karena pembangunan memang tidak ditujukan bagi satu atau dua golongan saja.
Keterlibatan masyarakat merupakan salah satu perwujudan dari pendekatan perencanaan partisipatif dalam menentukan arah dan skala prioritas pembangunan jangka menengah daerah lima tahun ke depan