Satpol PP Awasi Ketat Prokes Pembelajaran Tatap Muka di Barito Timur
Satpol PP terus melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas di Kabupaten Barito Timur.
Tag
Satpol PP terus melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas di Kabupaten Barito Timur.
Sejak digelarnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diberbagai sekolah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sejak beberapa minggu lalu, namun berdasarkan monioring dan evaluasi masih belum ditemukan adanya penularan covid-19 dari cluster PTM terbatas tersebut.
BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas memimpin rapat evaluasi penanganan perkembangan Covid-19 dan persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tingkat PAUD, SD, MI, SMP, dan MTS, Selasa,…
Kepala Pelaksana BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi bersama Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok dan beberapa anggota DPRD setempat, memantau simulasi pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas pada beberapa sekolah di Kecamatan Karusen Janang, Senin, 18 Oktober 2021.
Ketua TP PKK Kalteng, Ivo Sugianto Sabran mengingatkan kepada seluruh guru dan siswa agar tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19 saat PTM terbatas.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus berupaya untuk menihilkan kasus Covid-19 di daerah ini. Tujuannya tidak lain, agar semua aktivitas termasuk dunia pendidikan maupun perekonomian kembali berjalan normal.
Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah mewabahnya pandemi Covid-19, ternyata menambah tugas para para dewan guru selain tugas wajibnya mengajar, yaitu memastikan protokol kesehatan dapat dijalankan dengan baik oleh para pelajar.
Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas SMA/SMK/SMALB Provinsi Kalimantan Tengah resmi dimulai hari ini, Senin, 11 Oktober 2021. SMAN 5 Palangka Raya turut melakukannya, bahkan minggu lalu sudah melakukan simulasi sekaligus mengawali PTM Terbatas.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Lily Rusnikasi mengimbau kepada para kepala sekolah (kepsek) agar berhati-hati dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
PTM terbatas hanya diperbolehkan bagi sekolah yang telah melengkapi persyaratan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangka Raya dan melengkapi isian data pokok pendidikan
Setelah 1,5 tahun upacara Senin berlangsung secara daring karena pandemi Covid-19, akhirnya pada Senin, 4 Oktober 2021 digelar di halaman sekolah. Tentu dengan jumlah peserta yang terbatas. Hanya kurang lebih 60 siswa yang dihadirkan. Selebihnya tetap masih mengikuti upacara secara daring dari rumah masing-masing. Ini merupakan rangkaian dari persiapan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas.
Dalam rangka memastikan pelaksanaan pembelajaran? tatap muka (PTM) terbatas berjalan lancar, Unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat bersama komisi A DPRD Kobar, melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PTM di Kecamatan Arut Selatan.
Pihak Dinas Pendidiikan Kabupaten Katingan menyambut baik dengan adanya rencana pembelajaran tatap muka bagi sekolah tingkat TK,? SD maupun SMP.?
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan berdasarkan studi Bank Dunia, penutupan sekolah di tengah pandemi COVID-19 menurunkan sistem kualitas pendidikan di banyak negara di dunia.
Sementara PTM terbatas jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama harus mengacu pada ketentuan yang disepakati dalam SKB 4 Menteri
Sejauh ini pembelajaran tatap muka terbatas di Kotawaringin Timur?masih berjalan sesuai keinginan semua pihak. Tak ada penularan Covid-19, apalagi klaster pendidikan seperti yang dirisaukan
Sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)?telah mendapat rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 untuk menggelar Permbelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Rencananya akan dimulai pada Senin besok, 27 September 2021.
Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Negeri 9? Sampit tetap melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler meski pembelajaran tatap muka terbatas.?
Wakil Bupati (Wabup) Murung Raya (Mura) Rejikinoor meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di SDN Beriwit 5 Puruk Cahu, SDN Beriwit 3 Puruk Cahu dan SMPN 2 Puruk Cahu Seberang. Dari hasil tinjauan kegiatan PTM di 3 (Tiga) sekolah tersebut berlangsung lancar.
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Mentaya Hulu akhirnya dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, setelah sebelumnya ditunda karena terendam banjir.?